Yulianis: Pada 2010 Keuntungan Perusahaan Nazaruddin Rp 800 M

Oleh Sugeng Triono pada 18 Des 2013, 23:04 WIB
Diperbarui 18 Des 2013, 23:04 WIB
yulianis130322c.jpg
Perbesar
Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis mengungkapkan bahwa Muhammad Nazaruddin selaku pemilik perusahaan tersebut dalam kurun waktu 1 tahun mampu meraup keuntungan sebesar Rp 800 miliar.

Nazaruddin yang juga mantan Bendahara Umum Partai Demokrat kata Yulianis, memperoleh keuntungan dari sejumlah proyek yang berasal dari dana APBN.

"Tahun 2010 itu keuntungannya sekitar Rp 800 miliar kalau tahun 2009. Equal lah ya, keuntungannya sekitar Rp 800 M. Itu Grup Permai," ujar Yulianis di gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Yulianis yang kerap diperiksa oleh KPK terkait perkara yang melibatkan Nazaruddin ini juga mengaku, dirinya sudah menceritakan ke penyidik ihwal proyek yang bermasalah yang pernah digarap Nazaruddin.

"Permai Grup (perusahaan Nazar) itu proyeknya banyak. Dan itu proyek bermasalah semua," jelasnya.

Saat ini, Muhammad Nazaruddin yang sempat menjadi buronan Interpol sudah mendekam di LP Sukamiskin, Bandung lantaran terbukti melakukan suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games Jakabaring, Palembang.

Selain itu, Nazar juga sudah menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pembelian saham perdana PT Garuda Indonesia senilai Rp 300,8 miliar. (Tnt)

Baca Juga:
Yulianis: Nazaruddin Marah Cuma Dapat Proyek Kemenpora Rp 200 M
Yulianis: Pernyataan Abraham Samad Ganggu Penyelidikan
Yulianis: US$ 200 Ribu yang Diterima Ibas Uang Proyek