Pasca-Nyaris Bentrok Warga, TNI dan Polisi Jaga Ketat Matraman

Oleh Oscar Ferri pada 25 Nov 2013, 01:39 WIB
Diperbarui 25 Nov 2013, 01:39 WIB
kerusuhan-iluts130525b.jpg
Perbesar
Petugas gabungan dari kepolisian dan TNI masih berjaga di sekitar Jalan Penggalang, Matraman, Jakarta Timur. Kehadiran mereka untuk mencegah adanya bentrok susulan setelah ketegangan antara 2 kelompok warga terjadi di lokasi itu.

Sebanyak 2 kelompok warga di Jalan Penggalang RT 10 RW 01, Matraman, Jakarta Timur nyaris bentrok. Mereka adalah warga setempat dengan sekelompok lainnya yang berasal dari etnis tertentu. Namun kini kondisi di lokasi sudah berangsur kondusif.

"Kondisi sekarang sudah kondusif. Tapi polisi masih berjaga-jaga," kata Saleh di lokasi, Jakarta, Minggu malam (24/11/2013).

Kini, lanjut Saleh, perwakilan kedua kelompok tengah dipertemukan di Polsek Metro Matraman. Kedua pihak hendak didamaikan. "Ditangani Polsek Matraman, mau dimediasikan di sana," tutur Saleh.

Peristiwa ini dipicu kasus pemukulan seorang anggota etnis tertentu oleh warga setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus pemukulan itu terjadi pada Minggu pagi tadi. Menjelang isya, sekelompok etnis tertentu ini kembali mendatangi warga. Sempat terjadi baku pukul. Namun bisa dilerai oleh petugas kepolisian.

Kemudian, sekitar pukul 22.30 WIB, kelompok etnis tertentu itu kembali datang. Namun mereka belum sempat masuk ke pemukiman karena dihadang warga yang telah bersiap-siap. Beruntung, ketegangan antar-warga ini berhasil diredam. (Ndy)