Gunung Tangkuban Perahu Normal, Wisatawan Masih Sepi

Oleh Liputan6 pada 30 Okt 2013, 01:16 WIB
Diperbarui 30 Okt 2013, 01:16 WIB
tangkuban-perahu-131016a.jpg
Perbesar
Setelah ditetapkan status waspada sejak 5 Oktober, kini Gunung Tangkuban Perahu kembali dinyatakan normal. Kendati demikian, pengunjung masih merasa khawatir untuk berkunjung. Sehingga kawasan wisata alam ini masih sepi wisatawan.

Informasi yang dihimpun Liputan 6 SCTV, Rabu (30/10/2013), Gunung Tangkuban perahu beberapa pekan di Oktober ini dinyatakan waspada. Sejak ditetapkan status waspada pada 5 Oktober, para pengunjung pun tidak diperbolehkan mendekat Kawah Ratu dalam radius 1,5 kilometer.

Namun mulai hari Minggu, 27 Oktober sudah kembali dinyatakan normal. Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau PVMBG yang telah menetapkan status Gunung Tangkuban Perahu kembali normal.

"Di lokasi Kawah Ratu yang menjadi pusat letusan dan menyemburnya gas beracun, sudah tidak ada lagi gempa tremor dan abu vulkanik," ujar Ilham, salah satu petugas PVMBG.

Kendati sudah dinyatakan normal, para pengunjung nampak masih khawatir untuk berwisata di kawasan wisata alam dengan panorama alam yang indah ini. Diduga mereka masih khawatir letusan akan kembali terjadi dan menyemburkan gas beracun yang mematikan.

Oleh sebab itulah, petugas pos pemantau Gunung Tangkuban Perahu juga mengimbau pengunjung yang ingin berwisata di Tangkuban Parahu agar memakai masker. Hal itu untuk berjaga-jaga dari adanya kemungkinan timbulnya gas beracun, yang tidak terlihat oleh mata telanjang namun efeknya mematikan. (Tnt)