Ibunda Penyiram Air Keras Pacar Akui Anaknya Suka `Main Tangan`

Oleh Moch Harun Syah pada 12 Okt 2013, 13:13 WIB
Diperbarui 12 Okt 2013, 13:13 WIB
riki-airkeras-131010c.jpg
Perbesar
Akibat disiram air keras di bagian wajah, mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta, LD (19) kini harus dirawat intensif di RS Royal Taruma, Tanjung Duren. Sang penyiram air keras, Riki Halim Levin (23), yang juga mantan pasangan kumpul kebo LD kini menjadi buronan Mapolsek Palmerah.

Namun ibunda Riki, IR membela anaknya, meski telah melakukan kesalahan. IR mengatakan putra sulungnya itu anak yang cerdas. Namun ia tak menampik jika Riki memang suka 'main tangan'.

"Anak saya cerdas, IP-nya diatas 3 terus. Kuliah pun dia sambil kerja. Tapi kalo kita salah, dia nggak segan untuk pukul orang. Saya juga pernah dipukul kalo salah," kata IR saat dijumpai Liputan6.com di Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (12/10/2013).

Namun, menurut IR, setiap Riki melakukan pemukulan, pasti ada pemicunya.

"Dia kalo nggak disakitin nggak akan lakukan itu. Riki cerita beli makanan sering dibuang LD tanpa alasan. Mereka berdua lagi jalan, terus LD kecipratan air hujan, nah disitu Riki dicakar," jelas IR.

Menurut ibunda Riki, anaknya itu juga sudah keluar dari rumah sejak 6 bulan lalu. Karena memilih kumpul kebo dengan LD.

Hubungan Riki dan LDĀ  awalnya terjalin lewat jejaring sosial Facebook. Selain tidak mendapat persetujuan dari ibu Riki, hubungan keduanya kerap bermasalah. (Tnt/Sss)