Huzrin Hood Akhirnya Dilantik

Oleh Liputan6 pada 18 Jan 2001, 06:39 WIB
180101aBupati.jpg
Liputan6.com, Tanjung Pinang: Bupati Kepulauan Riau Huzrin Hood dan Wakilnya Ansar Ahmad akhirnya dilantik oleh Wakil Gubernur Raja Abdul Aziz, di Auditorium Kantor Bupati Kepulauan Riau. Prosesi pelantikan yang sempat terkatung-katung selama tiga bulan itu berlangsung tegang dan singkat di bawah penjagaan ketat petugas Kepolisian.

Pelantikan itu berlangsung hanya dalam waktu 30 menit. Sejumlah pintu masuk menuju Auditorium dijaga tidak kurang dari 500 Polisi dan TNI dan ditambah dengan dua lapis barikade kawat berduri. Sejumlah tokoh Kepri tampak hadir, seperti mantan Bupati Abdul Manan Saiman, unsur Musyawarah Pimpinan Daerah dan beberapa anggota DPRD. Sedangkan tokoh kontra yang juga Ketua DPRD Kepri Andi Anhar ditolak kedatangannya oleh petugas jaga karena terlambat.

Sementara itu, Azlaini Agus, anggota Dewan Pakar Riau yang diduga terlibat kasus bom dalam pelantikan Bupati Kepulauan Riau di Tanjungpinang, Jumat silam, membantah terlibat dalam rencana pengeboman tersebut. Hal itu disampaikannnya di Kepolisian Daerah Riau seusai mengklarifikasi dugaan tersebut, Rabu (17/1).

Azlaini yang didampingi tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat itu menyatakan, pemanggilan dirinya oleh Polisi bukan untuk menjalani pemeriksaan. Melainkan, berdialog tentang berbagai persoalan yang terjadi di Kepulauan Riu belakangan ini. Karena itu, ia mengaku tak tahu menahu dengan kasus bom serta tak mengenal tiga tersangka yang kini ditahan Polisi.

Azlaini tersangkut kasus bom, berawal dari tiga tersangka yang tengah merakit bom tertangkap Polisi. Ketiga tersangka yang kini meringkuk di tahanan Polda Riu itu menyebut-nyebut nama Azlaini sebagai orang yang membiayai gerakan untuk mengacaukan pelantikan Bupati Kepulauan Riau tersebut.(YYT/Yusril Ardanis)