Perayaan Nyepi di Monas, Ogoh-ogoh & Ondel-ondel Berkolaborasi

Oleh Tanti Yulianingsih pada 07 Mar 2013, 13:37 WIB
Diperbarui 07 Mar 2013, 13:37 WIB
ondel-ogoh130307b.jpg
Perbesar

Untuk memeriahkan hari raya Nyepi yang jatuh pada Selasa 12 Maret 2013, sebanyak 16 ogoh-ogoh akan diturunkan dalam sebuah acara parade di lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat. Parade Ogoh-ogoh tersebut akan digelar sebelum Hari Raya Nyepi yakni pada Senin 11 Maret.

Ketua Pelaksana Parade Ogoh-ogoh I Putu Alit Ari Sudarsana mengatakan, parade juga akan diikuti oleh berbagai kesenian daerah seperti ondel-ondel, tanjidor, marawis, barongsai serta reog Ponorogo selain dimeriahkan oleh pawai ogoh-ogoh.

"Nanti akan ada yang menarik, gimana ogoh-ogoh akan berkolaborasi dengan ondel- ondel diiringi juga dengan tabuhan kesenian marawis," kata dia di Balaikota, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Ia pun menjelaskan, pawai ogoh-ogoh pada perayaan Nyepi kali ini lebih banyak jika dibandingkan pada perayaan Nyepi tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 14 ogoh-ogoh. Karena itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan Pemprov DKI untuk mengamankan jalannya acara tersebut.

"Kita sudah komunikasi dengan Polda, dan Pemprov, nantinya ada 300 petugas gabungan dari Satpol PP, kepolisian dan keamanan internal kami yang mengamankan jalannya acara," paparnya.

Sementara untuk rute pawainya sendiri, Putu menuturkan, pihaknya hanya mengambil rute pendek. Dengan mengelilingi jalan Medan Merdeka dan mengelilingi Monas.

"Karena acara tersebut berlangsung pada hari kerja, rutenya tidak panjang. Sisi Barat Silang Monas-Jalan Medan Merdeka Selatan kemudian masuk kembali ke Monas melalui pintu depan Kedubes Amerika," imbuhnya.

Ia pun memperkirakan, acara pawai ogoh-ogoh tahun ini akan lebih meriah bila dibanding tahun sebelumnya.

"Sekitar 7.000-8.000 orang diprediksi akan ikut pawai ini, kita berharap acara ini berjalan dengan lancar," rincinya.

Menurutnya, pawai ogoh-ogoh ini merupakan rangkaian awal acara perayaan Nyepi yang jatuh pada Selasa pekan depan. Karena pada hari Nyepi, umat Hindu diwajibkan diam di tempat selama 24 jam. "Umat Hindu diwajibkan melakukan 4 macam brata yakni Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelaguan," jelas dia.

Acara pawai 16 Ogoh-ogoh itu rencananya akan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Ia pun memastikan, dalam acara tersebut, tidak akan ada penutupan akses jalan.

"Nanti Pak Jokowi akan melepas acara Pawai Ogoh- ogoh ini. Acara ini juga tidak akan menutup jalan, karena hanya satu jalur yang akan digunakan," pungkasnya. (Tnt)