Soal Audit Stadion, Menpora: Jokowi Minta Prioritas Untuk yang Bertanding

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 07 Okt 2022, 18:21 WIB
Diperbarui 07 Okt 2022, 18:21 WIB
Foto: Iwan Bule Dampingi Jokowi Tinjau Lokasi Tragedi Kanjuruhan
Perbesar
Presiden Jokowi meninjau langsung kondisi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Rabu (5/10/2022). (AFP/Handout/Indonesia Presidential Palace)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyampaikan, pesan Presiden Jokowi soal agenda audit seuruh stadion di Indonesia. Menurut Zainudin, audit tersebut nantinya akan diprioritaskan untuk lapangan yang digunakan kompetisi terlebih dahulu.

“Arahan Pak Presiden prioritaskan stadion-stadion yang sekarang ini sedang digunakan untuk kompetisi. Kan arahan beliau seluruh Indonesia, nah ini kita memprioritaskan dulu yang mana yang akan diaudit, kata Zainudin di Istana Negara Jakarta, Jumat (7/10/2022).

Jokowi juga meminta agar audit berkordinasi dengan PSSI. Kepala Negara menyatakan, apa yang menjadi kewenangan PSSI dikomunikasikan dengan pemerintah agar dianggap tidak ada intervensi.

“Ada tambahan juga dari Kementerian Keehatan, mereka minta juga dimasukkan bagaimana SOP penanganan kesehatan di masing-masing stadion,” jelas politisi Golkar ini.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Kumpulkan Suporter

Kepada Jokowi, Zainudin mengaku juga sudah mengumpulkan seluruh basis pendukung klub bola se-Indonesia. Dia memastikan jika semua berkomitmen untuk menjauh hal provokasi agar insiden serupa tidak pernah kembali terjadi.

“Semua berkomitmen menjaga jangan sampai terjadi lagi. Termasuk suporter, pimpinan suporter dari empat yang biasanya sangat terkenal itu, baik suporter Persija, suporter Arema, suporter Persib, suporter Persebaya, kemarin saya undang dan mereka menyatakan kita akan stop untuk bisa seperti kemarin lagi,” dia memungkasi ini.

Infografis Pembentukan TGIPF dan Penyidikan Tragedi Kanjuruhan. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Pembentukan TGIPF dan Penyidikan Tragedi Kanjuruhan. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya