Top 3 News: Permintaan Maaf Ferdy Sambo pada Orangtua Brigadir J

Oleh Devira PrastiwiNanda Perdana PutraLizsa EgehamLiputan6.com pada 06 Okt 2022, 08:00 WIB
Diperbarui 06 Okt 2022, 08:00 WIB
Kasus Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati Segara Disidangkan
Perbesar
Tersangka kasus Pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J , Ferdy Sambo saat keluar dari gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Jakarta, Rabu (5/10/2022). Polri menyerahkan para tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan berencana Brigadir J ke Kejaksaan Agung (Kejagung). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait tersangka Ferdy Sambo yang meminta maaf kepada orangtua ajudannya Brigadi J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat pada Rabu 5 Oktober 2022.

Permintaan maaf itu disampaikan Ferdy Sambo saat hendak dibawa kembali ke mobil Brimob menuju Mako Brimob Kelapa Dua Depok usai pelimpahan Tahap II atau penyerahan barang bukti dan tersangka kasus kematian Brigadir J.

Dalam kesempatan tersebut, Ferdy mengaku perbuatannya mendalangi pembunuhan Brigadir J adalah bentuk luapan emosionalnya atas yang terjadi terhadap istrinya Putri Candrawathi.

Kemudian, ada tiga nama yang diungkap oleh Partai NasDem untuk mendampingi calon presiden atau capres 2024 pilihannya Anies Baswedan sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Menurut Wasekjen NasDem Hermawi Taslim, tiga nama potensial yang masuk radar NasDem menjadi cawapres mendampingi Anies adalah Panglima TNI Andika Perkasa, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan putri presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid.

Hermawi mengatakan, partai-partai yang akan berkoalisi dengan NasDem mengusung Anies juga diberikan kesempatan mengajukan nama calon wakil presiden. Nama pendamping Anies akan dibahas bersama.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mengaku telah berbicara langsung Presiden FIFA Gianni Infantio terkait tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Selain itu menurut Jokowi, dirinya juga membahas soal posisi di Piala Dunia U-20, di mana, Indonesia menjadi tuan rumah dari ajang tersebut.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyerahkan kepada FIFA apabila nantinya memberikan sanksi untuk sepak bola Indonesia, usai tragedi Kanjuruhan. Dia mengatakan hal tersebut merupakan kewenangan FIFA.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Rabu 5 Oktober 2022:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


1. Ferdy Sambo Minta Maaf ke Orangtua Brigadir J

Kasus Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati Segara Disidangkan
Perbesar
Tersangka kasus Pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J , Ferdy Sambo keluar dari gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Jakarta, Rabu (5/10/2022). Kasus pembunuhan berencana Brigadir J akan dilimpahkan penyidik polri ke Kejagung , bahwa berkas perkara tersebut telah lengkap. (merdeka.com/Imam Buhori)

Ferdy Sambo kembali dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok usai pelimpahan Tahap II atau penyerahan barang bukti dan tersangka kasus kematian Brigadir J. Saat digiring ke mobil Brimob, dia menyampaikan permohonan maaf ke orangtua ajudannya itu.

"Saya menyampaikan permohonan maaf kepda pihak-pihak yang sudah terdampak atas perbuatan saya, termasuk Ibu dan Bapak dari Yosua," tutur Ferdy di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu 5 Oktober 2022.

Ferdy mengaku perbuatannya mendalangi pembunuhan Brigadir J adalah bentuk luapan emosionalnya atas yang terjadi terhadap istrinya, Putri Candrawathi.

"Saya lakukan ini karena kecintaan saya kepada istri saya. saya tidak tahu bahasa apa yang dapat mengungkapkan perasaaan, emosi, dan amarah akibat peristiwa yang terjadi di Magelang," jelas dia.

 

Selengkapnya...


2. NasDem Ungkap Tiga Sosok Cawapres Potensial Dampingi Anies, Tak Ada Nama AHY

Senyum Anies Baswedan Saat Resmi Diusung Partai Nasdem Jadi Capres di Pilpres 2024
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pengumuman deklarasi Capres 2024 di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Partai NasDem mengungkap tiga nama calon wakil presiden yang cocok mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024. Dari tiga nama itu, tidak tersebut nama Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Tiga nama potensial yang masuk radar NasDem adalah Panglima TNI Andika Perkasa, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan putri presiden keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid.

"Banyak lah yang sudah muncul itu yang jelas nama seperti Andika Khofifah itu, Yenny Wahid itu masuk dalam radar kita dan banyak lagi," ujar Wasekjen NasDem Hermawi Taslim ketika dihubungi, Rabu 5 Oktober 2022.

Partai-partai yang akan berkoalisi dengan NasDem mengusung Anies juga diberikan kesempatan mengajukan nama calon wakil presiden. Nama pendamping Anies akan dibahas bersama.

 

Selengkapnya...


3. Jokowi Sudah Bicara Langsung ke Presiden FIFA, Serahkan Sanksi Usai Tragedi Kanjuruhan

Foto: Iwan Bule Dampingi Jokowi Tinjau Lokasi Tragedi Kanjuruhan
Perbesar
Presiden Jokowi meninjau langsung kondisi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Rabu (5/10/2022). (AFP/Handout/Indonesia Presidential Palace)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku telah berbicara langsung Presiden FIFA Gianni Infantio terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.

Jokowi juga membahas soal posisi di Piala Dunia U-20 dimana Indonesia menjadi tuan rumah dari ajang tersebut.

"Hari Senin malam, saya telah bergabung langsung berbicara langsung dengan Presiden FIFA, Presiden Gianni Infantio. Berbicara banyak mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang dan juga berbicara mengenai FIFA under twenty berbicara banyak," kata Jokowi kepada wartawan di depan Istana Merdeka Jakarta, Rabu 5 Oktober 2022.

Dia pun menyerahkan kepada FIFA apabila nantinya memberikan sanksi untuk sepak bola Indonesia, usai tragedi Kanjuruhan. Jokowi mengatakan hal tersebut merupakan kewenangan FIFA.

"Tetapi keputusan apapun adalah kewenangan di FIFA," ujar Jokowi.

 

Selengkapnya...

Infografis Ferdy Sambo Dipecat!
Perbesar
Infografis Ferdy Sambo Dipecat! (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya