Akbar Tandjung Dukung Anies Baswedan Maju Capres 2024

Oleh Winda Nelfira pada 05 Okt 2022, 21:25 WIB
Diperbarui 06 Okt 2022, 06:34 WIB
Akbar Tandjung ke Pernikahan Kahiyang Ayu
Perbesar
Politisi senior Partai Golkar Akbar Tandjung menuju Gedung Graha Saba Buana, Solo, Rabu (8/11). Sejumlah tokoh nasional dan pejabat menghadiri Ijab Kabul pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung terang-terangan mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi calon presiden atau capres 2024.

Hal tersebut disampaikan Akbar Tandjung saat menghadiri peresmian Tugu 66 yang direlokasi ke Taman Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2022).

Menurut dia, Anies punya peluang yang cukup kuat untuk menjadi Presiden RI. Secara pribadi, Akbar menyatakan mendukung Anies maju di kontestasi pemilihan umum (Pemilu) sebagai capres 2024.

"Saya bangga bahwa beliau menjadi capres pada Pemilu 2024 yang akan datang, bahwa kuat peluang untuk menjadi presiden. Maka, saya ungkapkan mendukung beliau sebagai capres," ujar Akbar, Rabu (5/10/2022).

Lebih lanjut, Akbar menilai Anies sebagai sosok yang tepat untuk menjadi Presiden penerus Jokowi. Pasalnya, Akbar menyebut Anies merupakan sosok yang pintar dan paham tentang kepemimpinan.

"Beliau orang pintar, seorang akademisi, tapi juga seorang yang betul-betul memiliki kepemimpinan yang jauh ke depan tentang pembangunan Indonesia," ucap dia.

Akbar mengatakan, DKI Jakarta selama lima tahun terakhir ini berada di bawah kepemimpinan yang tepat. Sehingga, kata dia, akan lebih tepat lagi apabila Anies memimpin Indonesia sebagai presiden.

"Jakarta dipimpin gubernur yang tepat dan lebih tepat lagi bahwa beliau akan menjadi presiden," ucap  Akbar Tandjung menandaskan.

Sebelumnya, Partai NasDem resmi mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjadi calon presiden 2024. Deklarasi itu disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Nasdem Tower, Jakarta, Senin 3 Oktober 2022.

"Akhirnya Nasdem memilih seorang sosok Anies Rasyid Baswedan," kata Paloh yang diikuti riuh tepuk tangan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Alasan NasDem Dukung Anies Baswedan

Senyum Anies Baswedan Saat Resmi Diusung Partai Nasdem Jadi Capres di Pilpres 2024
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pengumuman deklarasi Capres 2024 di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Surya Paloh mengungkapkan, ada alasan tersendiri Nasdem mendukung Anies Baswedan untuk maju sebagai Capres 2024. Paloh menegaskan, Nasdem memiliki keyakinan pikiran dalam perspektif secara makro dan mikro atas pilihannya ini.

"Kami mempunyai keyakinan pikiran dalam persepektif secara makro dan mikro sejalan dengan apa yang kami yakini. Kami ingin menitipkan perjalanan ini ke depan insyaAllah jika Anies ini terpilih menjadi presiden. Pimpinlah bangsa ini menjadi bangsa bermartabat, bangsa yang mampu membentuk karakter bangsa ini," ujar dia.

"Mengapa Anies Baswedan? Jawabannya, Why Not The Best," imbuh Paloh.

Anies yang hadir langsung di acara tersebut, menyambut baik pendeklarasian ini. Dia pun tersenyum seraya mendengarkan pidato Surya Paloh.

Pantauan di lokasi, Anies duduk di mimbar depan panggung deklarasi dengan duduk bersebelahan dengan Surya Paloh.

Tampak sejumlah elite Partai NasDem, seperti Anggota DPR RI Ahmad Sahroni dan Rachmat Gobel, kemudian Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo hingga Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat.


Bebaskan Anies Baswedan Jadi Kader NasDem atau Tidak

Ekspresi Anies Baswedan Usai 11 Jam Diperiksa KPK
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (7/9/2022). Pemeriksaan terhadap Anies terkait dugaan korupsi di penyelenggaraan Formula E Jakarta diketahui berjalan sekitar 11 jam. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, tidak akan memaksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk bergabung dengan partainya setelah dideklarasikan sebagai calon presiden.

Paloh menyerahkan kepada Anies apakah mau menjadi kader NasDem atau tidak.

"Kemudian, Bung Anies apakah masuk NasDem atau tidak, ada yang tanya ini. Terserah Bung Anies saja," ujar Paloh saat deklarasi Anies sebagai calon presiden di NasDem Tower, Jakarta, Senin 3 Oktober 2022.

Paloh mengaku tidak melarang Anies menjadi kader NasDem. Juga tidak memaksa Anies sebagai kader NasDem ketika mendukung Gubernur DKI Jakarta itu menjadi calon presiden.

"Masa kita bilang jangan masuk NasDem, atau kita bilang sebaliknya harus masuk NasDem. Dua-dua enggak ada, itu yang menentukan Bung Anies saja," tegasnya.

Infografis Jabatan Gubernur Anies Baswedan Berakhir di 2022. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Jabatan Gubernur Anies Baswedan Berakhir di 2022. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya