Anies Baswedan Resmikan Rusun Hibah untuk Asrama Anggota dan ASN Polri

Oleh Winda Nelfira pada 05 Okt 2022, 01:03 WIB
Diperbarui 05 Okt 2022, 01:03 WIB
Ekspresi Anies Baswedan Usai 11 Jam Diperiksa KPK
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (7/9/2022). Pemeriksaan terhadap Anies terkait dugaan korupsi di penyelenggaraan Formula E Jakarta diketahui berjalan sekitar 11 jam. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan rumah susun atau rusun hibah bagi anggota atau Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di wilayahnya yang belum memiliki rumah.

Adapun penyediaan hunian rusun Polri Menteng ini untuk menggantikan Asrama Polisi Polsek Menteng.

"Asrama Polri Menteng ini meskipun secara administrasi dianggap sebagai hibah, namun sebenarnya adalah hasil pajak rakyat, dan ini adalah amanat dari rakyat agar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat," kata Anies di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2022).

Adapun pembangunan Rumah Susun Polri Menteng ini merupakan tindak lanjut dari permohonan hibah rumah susun Polri Menteng Jakarta Pusat oleh Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya pada tahun 2018 lalu.

Anies mengatakan, Rusun Asrama Polri Menteng ini akan dikelola Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. Anies menambahkan, dana untuk membangun rusun tersebut sudah dianggarkan sejak 2020.

"Ini adalah sebuah program hibah dari Pemprov DKI, yang tadi saya garis bawahi, secara administrasi memang hibah dari pemprov," kata Anies.

"Tapi sesungguhnya ini dari APBD yang didapat dari rakyat untuk membangun perumahan bagi anggota Polri yang bertugas di Polda Metro Jaya," lanjut dia.

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Habiskan Rp 200 Miliar

Anies menyebut pembangunan Rumah Susun Asrama Polri ini menghabiskan dana pembangunan senilai Rp 200 miliar.

"Kalau nilai pembangunannya Rp 200 miliar menghasilkan 400 unit," kata dia.

Anies menyampaikan bahwa bangunan rusun terdiri dari 2 tower dengan ketinggian 17 lantai dan 400 unit hunian, yang terdiri dari 360 hunian dengan luas 36 m2, 20 hunian dengan luas 54 m2, dan 20 hunian dengan luas 72 m2.

"360 unit adalah tipe 36, 20 unit tipe 54, dan 20 unit tipe 72," kata Anies.

 


Bangunannya

Bangunan terdiri dari kamar tidur, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, dan balkon. Di rusun ini juga disediakan sarana ibadah, area komersial, ruang terbuka hijau, aula, ruang pelayanan kesehatan, kantor RT dan pengelola, Taman Kanak-kanak, serta area parkir.

Diketahui, area rusun memanfaatkan lahan seluas 13.870 m2 yang tercatat sebagai aset milik Polres Metro Jakarta Pusat.

Luas tanah juga telah sesuai dengan Sertifikat Hak Pakai Nomor 94 tanggal 29 Oktober 2010 dengan nama pemegang hak adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya