Polisi Sebut Lesti Kejora Tak Mau Lagi Serumah dengan Rizky Billar

Oleh Ady Anugrahadi pada 04 Okt 2022, 23:30 WIB
Diperbarui 05 Okt 2022, 00:06 WIB
Dianggap Adik Sendiri, Ini 5 Momen Kebersamaan Lesti Kejora dan Gilang Dirga
Perbesar
Dianggap Adik Sendiri, Ini 5 Momen Kebersamaan Lesti Kejora dan Gilang Dirga (YouTube Ruang Interogasi)

Liputan6.com, Jakarta Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan membeberkan kondisi psikologis artis Lesti Kejora pasca menjadi korban dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dia menyebut, peristiwa itu meninggalkan luka fisik juga trauma psikis. Bahkan, Lesti enggan tinggal satu atap lagi bersama dengan suami, Rizky.

"Yang bersangkutan tidak ingin berada satu rumah dengan Muhammad rizky, karena trauma, dan sekarang ada di satu tempat yang saya rasa tidak perlu disampaikan ya karena yang bersangkutan dan lawyernya meminta demikian, tetapi dia ada di tempat lain yang membuat dirinya merasa aman," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Selasa (4/10/2022).

Dia menerangkan, Lesti Kejora saat ini masih dalam tahap pemulihan. Adapun, foto-foto yang beredar di lini massa diambil saat korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunda.

"Gambar yang menggunakan gips itu di rumah sakit bunda, sekarang sudah di rumah tapi masih dalam kondisi demikian," ujar Zulpan. 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Gelar Perkara

Sebelumnya, Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan telah melaksanakan gelar perkara dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebagaimana dilaporkan oleh Lesti Kejora.

Adapun, hasilnya ditemukan adanya unsur pidana di dalam laporan tersebut. Artinya, berkas perkara telah naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Artis Rizky Billar dipersangkakan melanggar Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Ancaman hukuman 5 tahun bui dan denda Rp 15 juta.

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya