Analisis Badan Geologi soal Gempa di Tapanuli Utara

Oleh Ady Anugrahadi pada 01 Okt 2022, 15:42 WIB
Diperbarui 01 Okt 2022, 15:44 WIB
Ilustrasi Gempa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
Ilustrasi Gempa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan M 6,0 mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (1/10/2022) pukul 02:28:41.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kondisi morfologi daerah sekitar pusat gempa bumi merupakan perbukitan bergelombang hingga perbukitan terjal dan lembah.

Wilayah ini secara umum tersusun oleh batuan berumur Pra Tersier dan berumur Tersier, serta endapan Kuarter. Sebagian batuan berumur Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan.

Endapan Kuarter, batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan.

"Sehingga lebih rawan terhadap kejadian gempa bumi," seperti dikutip dalam rilis Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Sabtu (1/10/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Gerakan Tanah

Selain itu, pada morfologi perbukitan bergelombang hingga terjal yang tersusun oleh batuan yang telah mengalami pelapukan berpotensi terjadi gerakan tanah yang dapat dipicu oleh guncangan gempa bumi kuat dan curah hujan tinggi.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melaporkan berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi, kedalaman dan data mekanisme sumber (focal mechanism) dari BMKG dan GFZ Jerman, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas Sesar Sumatra pada Segmen Renun dengan mekanisme sesar mendatar menganan berarah barat laut –tenggara dengan kedudukan N 143 E, dip 76 dan slip 166.

 

Infografis Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya? (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya? (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya