Kapolri soal Isu 3 Kapolda di Kasus Ferdy Sambo: Tidak Ada Kaitannya

Oleh Ady Anugrahadi pada 30 Sep 2022, 18:43 WIB
Diperbarui 30 Sep 2022, 18:43 WIB
Kapolri Umumkan Mutasi 25 Polisi Terkait Kasus Brigadir J
Perbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kiri) menyampaikan keterangan saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). "Saya yakin timsus akan bekerja keras dan kemudian menjelaskan kepada masyarakat dan membuat terang tentang peristiwa yang terjadi," ujar dia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku telah memerintahkan tim khusus (timsus) Polri untuk menindaklanjuti informasi terkait dugaan keterlibatan tiga Kapolda dalam skenario dugaan pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Setelah ditelusuri, hasilnya disebutkan tidak ada kaitannya ketiga Kapolda dengan skenario Ferdy Sambo.

"Keterlibatan tiga kapolda di kasus FS Divpropam dan timsus sudah memeriksa dan ditemukan sampai saat ini kesimpulannya tidak ada keterkaitan dengan skenario kasus FS," ujar Listyo saat menggelar konferensi pers, di Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Dia pun berharap penjelasannya terkait tiga Kapolda ini dapat menghentikan polemik di tengah-tengah masyarakat.

"Ini supaya juga menjadi jelas dan tidak menjadi polemik," kata Listyo.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Terus Berbenah

Listyo mengatakan, pihaknya terus berusaha menumbuhkan kembali kepercayaan publik imbas kasus Ferdy Sambo ini.

"Kami sadar dampak dari kasus ini betul-betul menggerus kepercayaan publik kepada Polri. Kami berkomitmen tentunya untuk melakukan langkah perbaikan dan evaluasi, perbaikan dibidang struktural, intrumental, dan yang paling utama adalah perbaikan di bidang kultural," kata dia.

Listyo memperkenal Humas Presisi dan Propam Presisi akan dijadikan wadah untuk menerima keluhan dan masyarakat.

"Humas Presisi dan Propam Presisi saat ini membuka ruang meningkatkan pelayanan interaktif, sehingga masyarakat bisa langsung menyampaikan keluhan," ujar dia.

Listyo meminta anak buahnya merespon semua hal yang dikeluhkan masyarakat khususnya terhadap para pencari keadilan.

"Saya minta untuk betul-betul direspon secara cepat," ujar dia.

 

 


Siap Menindak

Sementara itu, Listyo juga memastikan menindak temuan pelanggaran-pelanggaran di lapangan.

Ini bagian dari komitmen kami untuk membenahi institusi polri, peningkatan kualitas pelayanan terkait dengan tugas pokok Polri.

"Baik dalam Kamtibmas dalam penegakkan hukum, tentunya akan kita tingkatkan," ujar dia.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya