Komisi III Gelar Fit and Proper Calon Anggota Komnas HAM Hari ini, Jumat 30 September 2022

Oleh Delvira Hutabarat pada 30 Sep 2022, 09:36 WIB
Diperbarui 30 Sep 2022, 09:47 WIB
FOTO: DPR Anggarkan Rp 4,5 M untuk Pengecatan Dome Gedung Kura-Kura
Perbesar
Pemandangan Gedung Nusantara atau Gedung Kura-Kura di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2022). Dome Gedung Nusantara atau Gedung Kura-Kura disebut sudah mengalami kerusakan seperti mengelupas, catnya mulai pudar, dan menyebabkan kebocoran sehingga dirasa perlu diperbaiki. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Komisi III DPR RI menggelar fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan terhadap calon anggota Komisooner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2022-2027.

Terdapat 14 calon yang akan mengikuti uji kelayakan yang akan digelar hari ini, Jumat (30/9/2022).

Anggota Komisi III DPR RI Habiburokman berharap pihaknya bisa mengambil keputusan hari ini juga.

"Saya akan mengusulkan hari ini juga segera diputus karena pembentukan pansel dan proses seleksi sebanrnya sudah terlambat," kata Habiburokman kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

Habiburokman mengingatkan, penutupan masa persidangan DPR RI akan dilakukan pada Selasa pekan depan. Waktu yang sangat singkat apabila tidak ada keputusan menurutnya akan terjadi kekosongan pada jabatan komisioner Komnas HAM.

"Selasa depan kan sudah penutupan masa sidang, jadi waktu mepet sekali. Jangan sampai terjadi kekosongan komisioner Komnas HAM, bisa bahaya," kata dia.

 

Berikut ini 14 calon anggota Komnas HAM:

1. Advokat/ Konsultan Hukum dan Dosen Abdul Haris Semendawai

2. Wakil Ketua Komnas HAM RI Periode 2017-2022 Amiruddin

3. Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah

4. Manager Program 'Pengembangan Mekanisme Pencegahan Penyiksaan' Antonio Padjasto Hardojo

5. Dosen Atnike Nova Sigiro

6. Anggota Komnas HAM RI Periode 2017-2022 Beka Ulung Hapsara

7. Ketua Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun dan Dosen Chrisbiantoro

8. Advokat Hari Kurniawan

9. Tenaga Ahli Bidang Reforma Agraria dan Kehutanan pada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Prabianto Mukti Wibowo

10. Komisioner KPU RI Periode 2017-2022 Pramono Ubaid Tanthow

11. Anggota KPAI Putu Elvina

12. Advokat Rita Serena Kolibonso

13. Peneliti/ Pekerja Sosial dan Dosen Saurlin P. Siagian

14. Direktur ILRC Uli Parulian Sihombing

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Umumkan Peserta Lolos Seleksi

Tim Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan 14 nama calon komisioner Komnas HAM periode 2022-2027 yang akan lanjut ke tahap uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di DPR RI.

"Menetapkan 14 nama calon anggota untuk diajukan dalam uji kelayakan atau fit and proper test di DPR RI," kata Ketua Pansel Makarim Wibisono saat konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 23 Agustus 2022. 

Makarim mengatakan, sejak pendaftaran dibuka, ada 1.536 orang yang mendaftar dari berbagai kalangan, dari aktivis, advokat, akademisi, jurnalis, ASN, hingga wiraswasta.

"Di antara jumlah tersebut terdapat 112 orang yang melengkapi berkas persyaratan. Dari sisi gender, terdapat 21 pendaftar perempuan dan 91 laki-laki," ucap dia.

Makarim menyampaikan, panitia seleksi yang terdiri dari dia sendiri, Kamala Chandrakirana, Harkristuti Harkrisnowo, Azyumardi Azra, dan Dr Ichsan Malik menentukan 14 nama yang lolos hingga tahap fit and proper test.

"Komnas HAM RI optimistis hasil kerja Tim Pansel dapat memberikan nama-nama calon anggota yang kredibel dalam memperjuangkan masa depan hak asasi manusia di Indonesia," ungkapnya.

 

Infografis Cara Komnas HAM Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J
Perbesar
Infografis Cara Komnas HAM Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya