Akses Penghubung Kota Bekasi-Kabupaten Bogor Tertutup Longsor

Oleh Bam Sinulingga pada 30 Sep 2022, 05:34 WIB
Diperbarui 30 Sep 2022, 05:34 WIB
longsor-ilustrasi-131201b.jpg
Perbesar
Ilustrasi longsor (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Longsor terjadi di Jalan Villa Nusa Indah, Pangkalan Satu, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Insiden ini nyaris memutus akses jalan yang menghubungkan Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor tersebut.

Longsor yang terjadi pada Kamis (29/9/2022) siang tersebut menutup sebagian badan jalan dan menyisakan satu lajur. Kendaraan yang melintas terpaksa harus bergantian karena pemberlakuan sistem buka tutup.

Panjang longsor disebutkan lebih dari 200 meter dengan kedalaman 10 meter. Longsor disebabkan guyuran hujan deras dan tanah bergerak. Kondisi tanah yang tak stabil diduga akibat adanya pengerjaan proyek jalan di lokasi.

Petugas dari Dinas Bina Marga Kota Bekasi kemudian memasang garis pembatas. Alat berat juga dikerahkan ke lokasi untuk mengeruk sisa-sisa longsoran.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Jalan Alternatif

Sementara untuk mengantisipasi bahaya bagi pengendara, kepolisian bersama dinas terkait memutuskan untuk menutup sementara jalan yang terkena longsor. Sebagai gantinya, kepolisian menyiapkan jalan alternatif yang lebih aman hingga perbaikan selesai dilakukan.

Hal ini juga diinformasikan di akun media sosial Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi kepada publik.

"Demi keamanan dan kenyamanan bersama dalam berlalu lintas, melihat kondisi Jalan Pangkalan 1A yang dapat membahayakan pengguna jalan. Maka Jalan Pangkalan 1A Bantargebang akan segera ditutup," tulis postingan Dishub Kota Bekasi.

Infografis Kebakaran Hutan dan Bencana Kabut Asap di Indonesia
Perbesar
Infografis Kebakaran Hutan dan Bencana Kabut Asap di Indonesia. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya