DPRD DKI: Kadar Air Tanah Jakarta Tinggi Bakteri E Coli, Berdampak Stunting

Oleh Liputan6.com pada 28 Sep 2022, 17:08 WIB
Diperbarui 28 Sep 2022, 17:08 WIB
Rapat Komisi D terkait Penjelasan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (28/9/2022).
Perbesar
Rapat Komisi D terkait Penjelasan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Liputan6.com, Jakarta Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Ida Mahmudah menyatakan kadar air tanah di Jakarta sangat tinggi akan bakteri Escherichia Coli atau E Coli. Hal itu, kata Ida diungkapkan oleh para peneliti air.

"Kadar air tanah kita, bakterinya luar biasa. Paparan dari pihak-pihak peneliti air, ini memprihatinkan," kata Ida saat Rapat Komisi D terkait Penjelasan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Awalnya Ida membahas soal sanitasi air di hunian yang dibangun secara vertikal. Ida mengatakan, bakteri maksimal Jakarta harusnya hanya di kisaran 2000 bakteri per 100 mililiter. Namun, saat ini angkanya menyentuh 50 ribu bakteri per 10 mililiter air tanah di Jakarta.

"Nah ini kan menjadi perhatian. siapa yang mau memperhatikan rakyat kita kalau bukan kita," jelas Ida.

Politikus PDI Perjuangan ini meminta Badan Perencana Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta (Bappeda) bisa mengkaji ulang perihal tersebut.

Ida menuturkan adanya bakteri E Coli yang tinggi dikarenakan penanganan limbah yang sembarangan seperti limbah yang bersumber dari limbah rumah tangga.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Stunting Dikhawatirkan Meningkat

"Antara limbah rumah manusia dengan ambil air tanah ini kan sangat berdekatan," ujar dia.

Selain itu, Ida menjelaskan angka stunting dapat meningkat sebagai dampak yang akan terjadi bila tidak ada penanganan lebih lanjut terhadap persoalan limbah ini. 

"Salah satu dampak dari bakteri e coli yang tinggi ini berdampak kepada stunting, ini yang jadi perhatian kita, Pemda dan DPRD seharusnya," kata Ida. 

Infografis Jelang Akhir Jabatan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Jelang Akhir Jabatan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya