Mahfud Md Disebut Bisa Jadi Calon Alternatif di Pemilu 2024

Oleh Liputan6.com pada 28 Sep 2022, 15:54 WIB
Diperbarui 28 Sep 2022, 15:59 WIB
Menko Polhukam Bersama Wakil Ketua KPK Jelaskan Kondisi Papua Pasca Lukas Enembe Jadi Tersangka Korupsi
Perbesar
Menko Polhukam Mahfud MD (tengah) didampingi Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyampaikan keterangan terkait situasi Papua usai penetapan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka kasus korupsi di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/9/2022). Menurut Mahfud MD, situasi di Papua memanas. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Menko Polhukam Mahfud Md disebut bisa menjadi salah satu calon alternatif untuk maju dalam kontestasi Pemilu 2024. Disebut, yang bersangkutan juga memiliki kapasitas.

Hal tersebut disampaikan oleh Politikus senior yang kini menjadi pemerhati politik Abdillah Toha. Dia pun mempertanyakan partai politik tak memasukan nama Mahfud sebagai salah satu alternatif.

"Sejauh ini tidak ada partai politik yang menyebutnya sebagai potensial capres 2024? Apa partai pada takut semua mengangkat orang bersih dan tegas seperti beliau," kata Abdillah saat dikonfirmasi, Rabu (28/9/2022).

Dia merasa yakin, jika Mahfud Md diberikan kesempatan maju sebagai calon presiden di Pemilu 2024, pembenahan hukum bisa menjadi agenda utamanya.

"Kalau beliau diberi cukup wewenang sehagai presiden, saya kira agenda utama beliau pembenahan hukum dan penerapannya yang masih sangat memprihatinkan saat ini," jelas Abdillah.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Dilirik Jadi Cawapres Prabowo Subianto di 2024

Sebelumnya, Gerakan Muslim Indonesia Raya alias Gemira Partai Gerindra menerima aspirasi dari para kiai, ulama hingga organisasi islam terkait sosok calon wakil presiden (cawapres) yang diusulkan mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto maju dalam Pilpres 2024.

"Beberapa yang diusulkan seperti tadi ada Pak Muhaimin alias Cak Imin, Ibu Khofifah Indar Parawansa, bahkan ada yang mengusulkan Pak Mahfud MD," kata Ketua Umum PP Gemira Irfan Yusuf Hasyim, saat diwawancarai di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Sabtu 10 September 2022.

Kendati demikian, Gemira Partai Gerindra tak ingin masuk lebih jauh perihal penentu sosok cawapres yang bakal dampingi Prabowo di Pilpres 2024. Namun, nama-nama tersebut akan diusulkan kepada DPP Partai Gerindra.

"Tapi itu semua nanti sesuai kesepakatan antara Gerindra dan PKB akan diputuskan dua ketum, Pak Prabowo dan Mas Imin, mereka yang akan memutuskan siapa capres-cawapres," ungkapnya.

 


Menyerap Aspirasi

Diketahui, sebagai partai sayap Gerindra Gemira melakukan penjaringan aspirasi diseluruh Indonesia baik dari para kiai, ulama hingga organisasi islam, yang mana dalam aspirasi tersebut mendukung Prabowo Subianto sebagai capres di Pemilu 2024.

Bahkan, di beberapa wilayah dengan bulat menyatakan akan mendukung Prabowo menjadi capres.

"Saya ingin menegaskan kembali dari gemira sudah berkeliling ke seluruh Indonesia untuk bertemu ulama bertemu kiai, habaib dan para pengasuh pesantren secara umum gagasan besar mereka berharap bahwa sudah waktunya Indonesia untuk segera terwujud berupa kesejahteraan itu dan untuk diperlukan pemimpin dan kepemimpinan yang kuat itu ada di dalam Prabowo Subianto," tegas Irfan.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya