Tiba dari Tokyo, Ma’ruf Amin Akan Lanjut Kunker ke Jatim Besok

Oleh Delvira Hutabarat pada 28 Sep 2022, 14:30 WIB
Diperbarui 28 Sep 2022, 14:30 WIB
Ma'ruf Amin
Perbesar
Setelah menempuh penerbangan tujuh jam sepuluh menit, Pesawat Kepresidenan yang membawa Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin beserta rombongan, siang ini pukul 13.10 WIB, tiba di Bandara Internasional Halim Perdanakusumah Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Liputan6.com, Jakarta Setelah menempuh penerbangan tujuh jam sepuluh menit, Pesawat Kepresidenan yang membawa Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin beserta rombongan, siang ini pukul 13.10 WIB, tiba di Bandara Internasional Halim Perdanakusumah Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Rencananya, esok harinya, Ma’ruf Amin dijadwalkan ke Jawa Timur (Jatim) untuk melakukan kunjungan kerja ke Sidoarjo dan Gersik.

Turut menyambut kedatangan Ma’ruf antara lain, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto, Kspolda Metro Jaya Irjen. Pol. Mohammad Fadil Imran, M.Si.

Sebelumnya diketahui, Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kehormatan (Courtesy Call) kepada PM Jepang Fumio Kishida di Istana Akasaka, Senin (26/9/2022).

Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi menyatakan, pada pertemuan ini Ma’ruf menekankan dua aspek penting dalam kerjasama Indonesia - Jepang yakni di bidang ekonomi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Pertemuan ini juga sekaligus menindaklanjuti hasil kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jepang pada 27 Juli 2022 lalu.

“Pertemuan Wapres RI K.H. Ma'ruf Amin menekankan dua hal utama, yakni penguatan kerjasama ekonomi dan peningkatan kapasitas SDM, (termasuk) kemitraan di bidang ketenagakerjaan dan kesehatan,” ungkap Masduki dalam keterangan persnya, dikutip Selasa (27/9/2022).

Pertama pada aspek ekonomi, sebut Masduki, Ma’ruf menyampaikan pentingnya penandatanganan Protokol Perubahan Indonesian-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) pada KTT G20 Bali bulan November 2022 mendatang.

Selain itu, Ma’ruf juga mengharapkan realisasi perluasan investasi dan investasi baru senilai USD 5,2 miliar, penyelesaian proyek-proyek infrastruktur strategis, serta penyelesaian hambatan terhadap akses bagi ekspor produk pertanian dan perikanan Indonesia.

“Perhatian atas kerjasama keuangan syariah dan industri juga menjadi perhatian yang diungkapkan Wapres,” imbuhnya.

Menurut Masduki, Ma’ruf mendorong penguatan kerjasama potensial di bidang ekonomi syariah dan industri halal, khususnya sektor unggulan seperti makanan, kosmetika, fesyen, termasuk pariwisata dan kawasan industri halal.

“Indonesia siap menjadi mitra utama dalam pengembangan bisnis halal di Jepang, antara lain melalui penyusunan standar pariwisata ramah muslim pada destinasi wisata Jepang dan sertifikasi halal bagi produk Jepang,” tuturnya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Kerjasama Kapasitas SDM

Selanjutnya, tutur Masduki, hal kedua yang ditekankan Ma’ruf kepada PM Jepang adalah terkait kerjasama peningkatan kapasitas SDM. Menurutnya, Wapres menyampaikan apresiasi atas dukungan Jepang sebagai mitra pembangunan SDM Indonesia melalui pemberian beasiswa dan pelatihan teknis.

“Di kesempatan ini, Wapres berharap Jepang dapat terus mendukung upaya perluasan pengajaran Bahasa Jepang, pendidikan vokasi, dan penguatan masyarakat tanggap bencana,” ungkap Masduki.

“Selain itu, Wapres juga mengharapkan dukungan Jepang bagi penguatan ekosistem riset di Indonesia untuk semakin mendorong inovasi berkelanjutan,” imbuhnya.

Menurut Masduki, PM Jepang menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ma’ruf di Tokyo untuk menghadiri prosesi penghormatan kenegaraan atas wafatnya Mantan PM Jepang Shinzo Abe. Selain itu, PM Kishida juga menyambut baik dan siap mendukung kepemimpinan Indonesia di G-20.

“Hal ini merupakan peran strategis yang djalankan Indonesia dan Jepang di level internasional. Jepang sangat konsen dengan keamanan dan stabilitas wilayah di Asia-Pasifik,” urainya.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya