Viral Puan Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos ke Masyarakat, Ini Kata PDIP

Oleh Liputan6.com pada 27 Sep 2022, 19:48 WIB
Diperbarui 27 Sep 2022, 19:48 WIB
Rapat Paripurna DPR Ke-4 Masa Sidang I
Perbesar
Ketua DPR RI Puan Maharani saat memberikan pidato dalam rapat paripurna DPR ke-4 masa persidangan I tahun 2022-2023 di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2022). Rapat paripurna tersebut beragendakan pengambilan keputusan atas RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Viral video Ketua DPR RI Puan Maharani yang terlihat cemberut ketika membagikan kaos kepada warga yang menemuinya. Ketua DPP PDIP Said Abdullah memberikan penjelasan.

Kata Said, Puan tidak marah kepada masyarakat. Tetapi kemarahannya itu ditujukan kepada pengawalnya. Puan kaget pengawal pribadinya yang memegang kaos untuk dibagikan kepada masyarakat. Bukan fokus ke tugas utamanya.

"Mbak Puan kaget, 'lho kok kamu yang megang kaos?' Mbak Puan itu nanya, bukan marah. 'Kok kamu yang pegang kaos? Kan seharusnya bukan kamu. Kamu menjaga tugas walprinya'," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Said menceritakan, biasanya Puan membawa dua tim saat kunjungan ke daerah. Tim pertama di ring 1 merupakan pengawalnya yang bertugas mengamankannya. Ring 2 adalah pihak lain seperti politisi yang mendampinginya. Orang-orang Puan di ring 2 yang biasanya membawa kaos.

Maka itu, ketika Puan melihat pengawalnya yang membawa kaos, ketua DPP PDIP ini terlihat kaget. Karena bukan menjadi tugas pengawalnya.

"Nah, biasanya juga di luarnya mbak Puan itu ada yang bagiin juga. Supaya masyarakat tidak langsung tertuju ke Mbak Puan. Karena apa? Kalau tertuju ke mbak Puan, mbak Puan ngasih di sekitar, maka dia enggak bisa balik, susah," jelas Said.

"Tapi kalau yang di luarnya itu dibagikan oleh mbak, maka kan jalannya agak melebar. Masyarakat tidak terlalu sampai mendesak sampai masuk ke mbak Puan," sambungnya.

Kehadiran masyarakat yang membeludak itu di luar prediksi. Said menjelaskan, kejadian itu terjadi ketika kunjungan Puan di Jawa Barat. Ia menjamin, Puan merupakan sosok yang sederhana. Buktinya ia mau menemui masyarakat.

"Mbak Puan itu sangat familiar, sangat humble kalau ketemu sama masyarakat. Kalau Mbak Puan itu tidak humble, seakan-akan mukanya mbak Puan tidak merakyat, kemudian untuk apa kira-kira mbak Puan turun ke bawah," ujarnya.

"Padahal mbak ingin turun ke bawah, kan tentu selain tugas-tugas beliau juga ingin tahu apa sih sesungguhnya yang diiinginkan oleh masyarakat, harapan masyarakat terhadap pemerintah. Kan begitu," pungkas Said.

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Puan Maharani Jadi Idola Wanita Se-Indonesia
Perbesar
Puan Maharani Jadi Idola Wanita Se-Indonesia

Bantah Marah Marah

Said membantah Puan marah ke masyarakat. Tetapi gestur itu ditujukan kepada pengawal pribadinya yang malah memegang kaos bukannya fokus menjaga dan mengawal.

Menurut Said tidak mungkin Puan bertemu masyarakat sengaja dengan wajah marah-marah.

"Nah, kemudian itu dibuat gimmick sedemikian rupa. Sudahlah. Kita ini kalau mau berpikir sehat, apa iya turun ke masyarakat tiba-tiba marah-marah, muka ditekuk, apa iya?" ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9).

Menurut Said justru akan merugikan Puan yang sudah jauh-jauh bertemu masyarakat. Ia bilang sikap itu bukan tipikal ketua DPP PDIP ini. "Kan sia-sia turun dan itu bukan tipikal mbak Puan," katanya.

Reporter: Ahda Bayhaqi/Merdeka.com

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya