Polisi Korban Ledakan Sukoharjo Alami Luka Bakar 70 Persen

Oleh Fachrur Rozie pada 25 Sep 2022, 23:14 WIB
Diperbarui 25 Sep 2022, 23:14 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (Freepik/Kjpargeter)
Perbesar
Ilustrasi Garis Polisi (Freepik/Kjpargeter)

Liputan6.com, Jakarta Korban ledakan Sukoharjo, seorang anggota Brimob, terluka dan dirawat di rumah sakit. Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengatakan korban mengalami luka bakar hingga 70 persen.

"Kondisi korban 70 persen luka bakar, kakinya ada luka terbuka, habis ini saya cek kondisi korban," ujar Ahmad Luthfi dalam konferensi pers soal ledakan di Sukoharjo, di Polsek Grogol, Sukoharjo, Minggu (25/9/2022).

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Al Qudusy juga menyebut hal yang sama. Luka bakar tersebut tersebar di beberapa bagian tubuhnya.

"Ada berapa luka bakar seperti di tangan, cuma berapa persennya nanti akan disampaikan oleh dokter," ujar Iqbal di lokasi kejadian, Minggu (25/9/2022).

Iqbal mengatakan, korban ledakan kini tengah dirawat secara intensif di RS Moewardi, Solo, Jawa Tengah.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Bakal Periksa Korban

Kapolda Ahmad menyebut ledakan diduga terjadi karena kelalaian anggotanya, yakni Bripka Dirgantara. Namun, pihaknya tetap harus memastikan dugaan tersebut.

"Hanya kelalaian anggota yang menyebabkan bahan itu meledak," kata Ahmad di lokasi kejadian.

Ahmad menyebut pihaknya akan memeriksa korban nanti setelah kondisi memungkinkan. Menurut Ahmad, korban masih harus menjalani perawatan intensif.

"Korban dalam hal ini anggota masih dalam kondisi sakit, di rumah sakit. Nanti kalau sudah sadar kita periksa, tetapi anggota lain sudah kita lakukan pemeriksaan," kata dia.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya