PKB: Partai Lain Menunggu Sikap PDIP, Siapa Capresnya di 2024

Oleh Liputan6.com pada 25 Sep 2022, 18:20 WIB
Diperbarui 25 Sep 2022, 18:20 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Jazilul Fawaid. (Merdeka/Alma Fikhasari)
Perbesar
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Jazilul Fawaid. (Merdeka/Alma Fikhasari)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid mengungkapkan bahwa partainya tengah menunggu siapa sosok calon presiden (capres) yang akan diusung oleh PDI Perjuangan untuk Pilpres 2024. Hal itu juga, dinantikan oleh semua partai politik lainnya.

"Bukan hanya PKB, partai-partai yang lain juga menunggu seperti apa sikap PDIP. Capresnya siapa lah kira-kira. Kami juga menunggu," kata Jazilul saat diwawancarai di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022).

Jazilul menjelaskan, partai lain sedang menunggu sosok capres dari PDIP, untuk memperjelas bagaimana peta dinamika Pemilu 2024 mendatang.

"Di 2024 tentu kami berharap bingkai ini dirangkai sampai ada pasangan. Kalau visi kan sudah sama nih, platform sama semua, tinggal Presiden dan Wapres-nya, sama enggak," ujarnya.

Kendati demikian, Jazilul menegaskan kembali bahwa PKB tetap menyatakan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin maju sebagai capres pada Pemilu 2024, sebagaimana hasil Muktamar PKB.

Hal itu demi pentingnya menjaga martabat PKB di tengah usulan capres dari masing-masing partai.

Seperti Partai Gerindra yang saat ini berkoalisi dengan PKB, yang hendak mengusung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai Capres 2024.

"Di situ seninya. Buat PKB dinamika seperti itu biasa. Karena kami menghormati kedaulatan partai masing-masing, tapi kita juga punya martabat. PKB martabat, punya misi. Di situ komprominya," jelas Jazilul.

"Saya pikir itu yang dilakukan oleh Gus Muhaimin, seni komunikasi membangun relasi, membuka pintu komunikasi dengan semuanya, tidak partai besar, tidak partai kecil," imbuhnya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


PDIP dan PKB Punya Kesamaan

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melanjutkan pertemuan dengan makan nasi pecel
Perbesar
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melanjutkan pertemuan dengan makan nasi pecel

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan bahwa partainya dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki sebuah kesamaan. Menurut dia, PDIP dan PKB merupakan partainya wong sendal jepit.

Hal ini disampaikan Puan usai melakukan ziarah bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ke makam sang ayah, Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022). Setelah berziarah, keduanya makan nasi pecel bersama.

"Jadi kalau biasanya pertemuannya itu di kantor, di rumah, ini kok malah di tempat pecel? Ini karena PKB dan PDI Perjuangan itu sama-sama partainya wong sendal jepit, wong cilik di grassroot," jelas Puan usai pertemuan.

"Itu kita selalu bersama memang begitu grassroot PDIP dan grassrootnya PKB," sambungnya.


Layaknya Adik dan Kakak

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan keinginannya untuk menjadi wakil presiden di hadapan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani.
Perbesar
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan keinginannya untuk menjadi wakil presiden di hadapan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani.

Lebih lanjut, Puan menuturkan dirinya dan Cak Imin layaknya seorang kakak adik yang sama-sama berjuang dibesarkan oleh Taufik Kiemas. Dia mengaku sudah sering bertukar pikiran dengan Cak Imin dalam membangun bangsa dan negara.

"Harapannya itu bisa bersama-sama, harapannya adalah bagaimana kemudian nanti ke depan kita sama-sama bekerjasama mencari satu pemikiran satu solusi kebersamaan," tutur dia.

"Sehingga dapat bergotong-royong dalam membangun bangsa dan negara bukan hanya dikontestasi 2024, tapi justru pasca kontestasi 2024," sambung Puan.

Reporter: Alma Fikhasari

Sumber: Merdeka.com

Infografis Jadwal dan Usulan Tahapan Pemilu Serentak 2024
Perbesar
Infografis Jadwal dan Usulan Tahapan Pemilu Serentak 2024 (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya