6 Hal Terkait Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin di TMP Kalibata

Oleh Devira Prastiwi pada 25 Sep 2022, 14:03 WIB
Diperbarui 25 Sep 2022, 14:03 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan keinginannya untuk menjadi wakil presiden di hadapan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani.
Perbesar
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan keinginannya untuk menjadi wakil presiden di hadapan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani.

Liputan6.com, Jakarta - Pada hari ini, Minggu (25/9/2022), Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani melakukan ziarah kubur ke makam sang ayah, Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Tak sendiri, Puan juga tampak bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Cak Imin tiba di TMP Kalibata sekitar pukul 08.30 WIB. Lalu Puan tiba selang sepuluh menit setelah Cak Imin. Keduanya lalu bersama-sama menuju ke makam Taufiq Kiemas.

Usai berziarah ke makam Taufiq Kiemas, Puan dan Cak Imin melanjutkan pertemuan dengan makan nasi pecel masih di kawasan TMP Kalibata.

"Ini kayaknya kesenangannya udah sama nih, pecel," celetuk Puan saat mengambil makanan bersama Cak Imin, Minggu (25/9/2022).

Celetukan Puan pun langsung disambut tawa oleh Cak Imin dan elite PDIP dan PKB yang juga hadir. Setelah itu, Puan dan Cak Imin berbincang sambil menikmati nasi pecel.

Setelah pertemuan tersebut, Cak Imin menyampaikan keinginannya untuk menjadi wakil presiden (wapres) di hadapan Puan Maharani.

"Terima kasih Mbak Puan ingat ulang tahun saya diberi kue. Moga-moga doanya terkabul dan saya minimal jadi wakil presiden. Minimal," kata Cak Imin usai pertemuan.

"Ini marah, kok geser jadi wapres, katanya presiden. Enggak, enggak, partainya kalah gede," sambung Cak Imin sambil tertawa.

Berikut sederet hal terkait pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dihimpun Liputan6.com:

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


1. Berziarah ke Makam Taufik Kiemas

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani melakukan ziarah kubur ke makam sang ayah, Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022).
Perbesar
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani melakukan ziarah kubur ke makam sang ayah, Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022).

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani melakukan ziarah kubur ke makam sang ayah, Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022).

Puan tampak bersama Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Cak Imin tiba di TMP Kalibata sekitar pukul 08.30 WIB. Sementara itu, Puan tiba selang sepuluh menit setelah Cak Imin. Keduanya lalu bersama-sama menuju ke makam Taufiq Kiemas.

Adapun Puan tampak mengenakan baju bewarna hitam dipadukan dengan selendang putih. Sedangkan, Cak Imin memakai baju putih dan dilapisi rompi serta peci bewarna hitam.

Puan, Cak Imin, dan sejumlah elite dari PDIP serta PKB masih membacakan surat Yassin didepan makam Taufiq Kiemas. Keduanya juga membacakan tahlil di makam Taufiq Kiemas.

Usai membacakan surat Yassin, Puan dan Cak Imin lakukan tabur bunga di makam Taufiq Kiemas.

Tampak kehadiran elite PDIP antara lain, Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto, Ahmad Basarah, hingga Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah. Elite PKB yang hadir yakni, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, Hanif Dhakiri.

 


2. Makan Pecel Bareng

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melanjutkan pertemuan dengan makan nasi pecel
Perbesar
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melanjutkan pertemuan dengan makan nasi pecel

Puan dan Cak Imin melanjutkan pertemuan dengan makan nasi pecel yang juga masih berada di kawasan TMP Kalibata. Hal ini dilakukan usai keduanya melakukan ziarah kubur di makam ayah Puan, Taufiq Kiemas di TMP Kalibata Jakarta. Setelah membacakan tahlilan dan melakukan tabur bunga, keduanya pun beranjak ke warung Pecel Pincuk.

"Ini kayaknya kesenangannya udah sama nih, pecel," celetuk Puan saat mengambil makanan bersama Cak Imin.

Celetukan Puan pun langsung disambut tawa oleh Cak Imin dan elite PDIP dan PKB yang juga hadir. Setelah itu, Puan dan Cak Imin berbincang sambil menikmati nasi pecel.

 


3. Doa Cak Imin Minimal Jadi Wapres Usai Bertemu Puan

Cak Imin Bicara Demokrasi di Parlemen Santri Nusantara
Perbesar
Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar didampingi Ketua F-PKB MPR Jazilul Fawaid dan Plt Ketua F-PKB DPR Cucun Syamsurizal memberi keterangan pers usai menghadiri Parlemen Santri Angkatan IV F-PKB MPR RI, Jakarta, Kamis (19/4). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Cak Imin menyampaikan keinginannya untuk menjadi wakil presiden di hadapan Puan Maharani.

"Terima kasih Mbak Puan ingat ulang tahun saya diberi kue. Moga-moga doanya terkabul dan saya minimal jadi wakil presiden. Minimal," kata Cak Imin usai pertemuan, Minggu.

"Ini marah, kok geser jadi wapres, katanya presiden. Enggak, enggak, partainya kalah gede," sambung Cak Imin sambil tertawa.

Cak Imin mengaku kedekatannya dengan almarhum Taufiq Kiemas diawali dari gerakan mahasiswa saat membantu Megawati Soekarnoputri di era orde baru. Dia pun sudah menganggap Taufik sebagai ayahnya.

"Kita dulu masih miskin banget, dari sana Pak Taufik Kiemas membrifieng kami, memberikan gagasan kepada kami, ide, sehingga seperti ayah sendiri," ujarnya.

Bahkan, kata Cak Imin, Taufik sangat membantu saat dirinya membutuhkan uang untuk membayar SPP kuliah dan kala melamar istrinya. Untuk itu, dia memiliki kewajiban mendoakan Taufik Kiemas.

"Itu orang tua kami betul. Jam tangan saya, adalah jam tangan diberi Pak Taufik Kiemas sebagai anak beliau. Karena itu, saya merasa memiliki tanggung jawab kewajiban mendoakan beliau, dan juga sebagai saudara, saya akan support Mbak Puan dalam berjuang. Pasti," ucap Cak Imin.

 


4. Ingin Jadi Wapres di Depan Puan, Cak Imin Akan Tanya Prabowo Subianto Dulu

Prabowo dan Cak Imin Kompak Daftar Pemilu 2024 ke KPU
Perbesar
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersalaman dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (KPB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saat konferensi pers bersama serta mendaftarkan partai politiknya sebagai calon peserta Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Senin (8/8/2022). Pada hari kedelapan ini, Partai Gerindra dan PKB kompak bersama mendaftarkan sebagai calon peserta Pemilu 2024. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Cak Imin menanggapi pertanyaan soal kemungkinan dirinya menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani.

Awalnya, Puan ditanya soal doa Cak Imin yang ingin menjadi wakil presiden. Puan pun mendoakan keinginan Cak Imin tersebut agar bisa terwujud.

"Hahahaha. Ya saya ikut mendoakan, Insya Allah, Amin," ucap Puan.

Mendengar itu, Cak Imin pun mendoakan agar Puan menjadi presiden. "Ya kita mendoakan Mbak Puan jadi presiden," kata Cak Imin sambil tertawa.

Setelah itu, Cak Imin ditanya apakah kemungkinan dirinya menjadi cawapres dan Puan menjadi capres. Cak Imin pun mengatakan dirinya akan bertanya terlebih dahulu ke Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Pasalnya, Partai Gerindra dan PKB sudah resmi menjalin koalisi untuk menghadapi ajang Pilpres 2024 mendatang.

"Ya nanti tanya Pak Prabowo dulu," ujar Cak Imin.

Menurut dia, perjalanan dalam membentuk koalisi masih panjang. Nantinya, kata Cak Imin, ada survei terkait pasangan capres dan cawapres.

"Perjalanan masih panjang. Nanti dites aja Prabowo-Cak Imin, Puan-Cak Imin," tutur Cak Imin.

 


5. Puan Sebut PKB dan PDIP Sama-sama Partainya Wong Sandal Jepit

Saat Puan Maharani Bertemu Petani Hingga Pedagang Seblak di Majalengka
Perbesar
Puan Maharani foto bersama warga, petani hingga pedagang di Majalengka. (Istimewa)

Kemudian, Puan Maharani mengatakan bahwa partainya dan PKB memiliki sebuah kesamaan. Menurut dia, PDIP dan PKB merupakan partainya wong sendal jepit.

"Jadi kalau biasanya pertemuannya itu di kantor, di rumah, ini kok malah di tempat pecel? Ini karena PKB dan PDI Perjuangan itu sama-sama partainya wong sendal jepit, wong cilik di grassroot," kata Puan usai pertemuan.

"Itu kita selalu bersama memang begitu grassroot PDIP dan grassrootnya PKB," sambungnya.

Dia menyebut pertemuan dengan Cak Imin merupakan silarurahmi yang sangat baik. Puan menuturkan pertemuan ini merupakan pijakan bahwa PDIP dan PKB akan mencoba kebersamaan yang sama dalam membangun bangsa.

"Pertemuan ini adalah merupakan suatu pijakan momentum bahwa kami menyepakati ke depannya akan mencoba mencari kebersamaan yang sama sehingga memang bisa membangun bangsa dan negara bersama-sama," katanya.

Puan menuturkan dirinya dan Cak Imin layaknya seorang kakak adik yang sama-sama berjuang dibesarkan oleh Taufik Kiemas. Dia mengaku sudah sering bertukar pikiran dengan Cak Imin dalam membangun bangsa dan negara.

"Harapannya itu bisa bersama-sama, harapannya adalah bagaimana kemudian nanti ke depan kita sama-sama bekerjasama mencari satu pemikiran satu solusi kebersamaan," tutur dia.

"Sehingga dapat bergotong-royong dalam membangun bangsa dan negara bukan hanya dikontestasi 2024, tapi justru pasca kontestasi 2024," sambung Puan.

 


6. Puan Buka Peluang PDIP Gabung Koalisi PKB-Gerindra

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani
Perbesar
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani di Sekolah Partai PDIP. (Foto: Ady Anugrahadi/Liputan6.com).

Puan membuka kemungkinan partainya bergabung dengan koalisi PKB dan Partai Gerindra di Pilpres 2024. Menurut dia, pertemuan yang dilakukannya dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sudah menjadi salah satu sinyal politik.

"Ya mungkin aja, enggak ada yang enggak mungkin dalam politik. Ini bisa ketemu begini aja sudah satu sinyal bahwa kemudian kemungkinan ke depannya itu ada dinamika-dinamika lain," kata Puan.

Dia mengatakan perjalanan membangun koalisi masih panjang sehingga banyak dinamika politik yang mungkin terjadi. Kendati begitu, Puan menuturkan pertemuan dengan Cak Imin membuka ruang komunikasi.

"Jadi dinamika yang ada ke depan ini, karena masih 1 tahun, saya rasa masih bisa terus terbangun, terbuka bagaimana kemudian menyamakan visi misi dan cita-cita yang sama," jelasnya.

"Sehingga nantinya ya namanya dinamika politik, tidak ada yang mungkin, tidak terbuka, yang terpenting pertemuan ini membuka ruang bagi kami berdua untuk bisa saling berkomunikasi," sambung Puan.

Sementara itu, Cak Imin menuturkan bahwa perkembangan politik kedepannya akan dinamis. Dia pun ingin PDIP tetap bisa berkoalisi dengan PKB, seperti saat ini di pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Semoga, ini yang jadi jalan. Kan perjalanan koalisi masih 1 tahun. Ini moga rintisan-rintisan terus, perkembangan akan dinamis. Yang jelas kami berharap PDIP bisa terus bareng PKB, seperti sekarang," tutur Cak Imin.

Infografis Relawan Tokoh Bermunculan Jelang Pilpres 2024. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Relawan Tokoh Bermunculan Jelang Pilpres 2024. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya