PPP dan PKB Beda Pandangan soal Usulan Megawati Terkait Nomor Urut Parpol

Oleh Liputan6.com pada 20 Sep 2022, 18:00 WIB
Diperbarui 20 Sep 2022, 18:00 WIB
Tak Mau Kalah dengan Suporter Bola, Peserta Parpol Bawa Poster Nomor Urut
Perbesar
Pendukung peserta partai politik PDIP, Demokrat, Gerindra dan Berkarya menunjukkan nomor parpol sambil yel-yel usai pengambilan nomor urut peserta pemilu 2019 di KPU, Jakarta, Minggu (18/2). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengatakan pihaknya tak setuju dengan usulan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, tentang penomoran partai politik (parpol) di Pemilu 2024 yang tidak diubah.

Menurutnya, nomor urut tersebut perlu diundi kembali.

"Kalau PPP berpendapat agar ini memberikan keadilan bagi semua parpol baik yang sudah ada di Parlemen maupun yang katakanlah belum berkesempatan untuk masuk Parlemen ya sebaiknya diundi ulang lah ya," kata dia, saat diwawancarai di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Arsul menjelaskan, peserta Pemilu 2024 kemungkinan akan berbeda dengan peserta Pemilu pada 2019. Sehingga, lebih baik diundi ulang nomor urut tersebut.

"Peserta Pemilu 2024 yang akan datang kemungkinan akan berbeda dengan peserta Pemilu 2019. Dan ketika sebuah partai itu sudah sah dinyatakan untuk menjadi peserta pemilu maka dia kan punya hak dan kewajiban yang sama termasuk hak untuk mendapatkan nomor urut yang dipercaya itu lebih baik bagi," jelasnya.

Kendati demikian, dia mengatakan sebuah pendapat harus dihormati. Namun, tetap tidak bisa dipaksakan jika partai politik lainnya tidak setuju dengan usulan tersebut.

"Jadi persoalannya adalah ketika kemudian tidak semua partai politik yang sudah atau akan sah dinyatakan sebagai pemilu itu bisa menerima usulan itu maka ya tentu ini tidak bisa dipaksakan," imbuh Arsul.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


PKB Menerima

Sementara, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin setuju dengan usulan tersebut.

Dia menilai, usul tersebut menarik dan bisa membuat irit biaya.

"Usulan menarik dan irit karena bendera kita juga masih nomor lama tinggal, tinggal pakai lagi sisa-sisa," kata Cak Imin, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/9/2022).

 


Usulan Megawati

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengusulkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019 tak diubah untuk Pemilu 2024 dan berikutnya.

"Jadi dari pihak PDIP, kami mengusulkan kepada KPU untuk melihat kembali, karena ini mengikat dengan masalah perundangan, tapi pengalaman dua kali pemilu, sebenarnya yang namanya tanda gambar itu, nomor itu, sebenarnya saya katakan kepada bapak presiden dan ketua KPU dan Bawaslu, bahwa itu terlalu menjadi beban bagi partai," kata Megawati dalam keterangan resmi, Sabtu (17/9/2022).

"Kan, secara teknis, itu kan harus ganti lagi dengan bendera atau alat peraga yang begitu banyak," sambungnya.

 

Reporter: Alma Fikhasari/Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya