Farel Prayoga Ajak Ribuan Anak Banyuwangi Jaga Kesehatan Gigi

Oleh Gilar Ramdhani pada 12 Sep 2022, 19:05 WIB
Diperbarui 12 Sep 2022, 19:05 WIB
Hari Kesehatan Gigi Nasional
Perbesar
Peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional di Banyuwangi.

Liputan6.com, Jakarta Ribuan siswa Banyuwangi mengikuti kegiatan sikat gigi massal sebagai bentuk kampanye kesehatan gigi sejak dini sekaligus memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional 2022. Dalam kesempatan itu, artis cilik Farel Prayoga juga dilibatkan untuk memotivasi para pelajar.

Peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional di Banyuwangi dipusatkan di Taman Blambangan, Senin (12/9/2022). Sebanyak 2.000 siswa SD mendapat edukasi bagaimana melakukan sikat gigi yang baik dan benar.

Didampingi seorang dokter gigi, Farel turut memperagakan cara menggosok gigi yang benar. “Kita ikuti ya apa yang diajarkan Bu dokter gigi. Mulai dari mana gosoknya, biar gigi tetap sehat,” kata Farel.

Sebelum gosok gigi bersama, ribuan siswa SD/MI diberikan penyuluhan dan edukasi cara menyikat gigi yang baik dan benar oleh persatuan dokter gigi Indonesia (PDGI) dan Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) Banyuwangi. Dilanjutkan senam dan sikat gigi bersama.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Hari Kesehatan Gigi Nasional
Perbesar
Peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi kegiatan kampanye kesehatan gigi tersebut. “Terima kasih atas dedikasi para petugas kesehatan yang terus mendukung pembangunan kesehatan di Banyuwangi. Semoga kegiatan ini bisa menumbuhkan perilaku hidup sehat sejak dini,” kata Ipuk yang mengikuti secara daring kegiatan tersebut.

Ipuk menyebut, berdasarkan data riset kesehatan dasar (riskesdas) tahun 2018, proporsi perilaku menyikat gigi yang benar baru sebesar 2,8 persen. Sementara proporsi terbesar masalah kesehatan gigi di Indonesia, 45,3 persen ada pada gigi berlubang/sakit. Padahal, masalah gigi berlubang yang parah pada anak bisa meningkatkan resiko dua kali lipat  timbulnya stunting pada anak.

“Gosok gigi kelihatannya sepele, padahal ini salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Maka, melalui momentum ini mari bersama-sama lakukan upaya akselerasi untuk menurunkan angka karies gigi pada anak untuk mengurangi angka stunting di Banyuwangi,” ajak Ipuk.

 

Hari Kesehatan Gigi Nasional
Perbesar
Peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional di Banyuwangi.

Ketua PDGI Kabupaten Banyuwangi drg. Ai Nurul Hidayah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak untuk menggosok gigi secara teratur.

“Minimal dua kali dalam sehari. Pagi sesudah sarapan, dan malam sebelum tidur. Ini yang perlu dipahamkan sejak dini agar kesehatan gigi tetap terjaga,” kata Nurul.

Kegiatan tersebut, imbuh Nurul, juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

“Kebiasaan menggosok gigi secara teratur dan benar dapat membantu menurunkan tingkat karies gigi (gigi berlubang) pada anak, yang diketahui sebagai salah satu pencetus penyebab stunting. Jadi ini sinergis dengan program pemerintah untuk pengurangan stunting,” katanya.

 

(*)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya