Top 3 News: Aksi Hacker Bjorka Buka Data Pribadi Muchdi PR Saat Singgung Kasus Munir

Oleh Devira PrastiwiMuhammad Radityo Priyasmoro pada 12 Sep 2022, 07:25 WIB
Diperbarui 12 Sep 2022, 14:31 WIB
Calon presiden Joko Widodo atau Jokowi, kemarin menerima dukungan dari para purnawirawan TNI/Polri, termasuk Mayor Jenderal (Purn) TNI Muchdi PR.
Perbesar
Calon presiden Joko Widodo atau Jokowi, kemarin menerima dukungan dari para purnawirawan TNI/Polri, termasuk Mayor Jenderal (Purn) TNI Muchdi PR. (Liputan6.com/Putu Merta)

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait aksi peretas atau hacker Bjorka yang merilis informasi yang diklaim sebagai hasil retasan terbarunya soal sosok dalang pembunuh aktivis HAM, Munir Said Thalib.

Informasi tersebut dituangkan dalam situs yang disematkan dalam cuitan Bjorka yang berjudul 'Who Killed This Good Man? atau diartikan dengan Siapa Pembunuh Orang Baik ini?'.

Hacker Bjorka lalu merinci data diri Muchdi PR. Mulai dari nomor ponsel, alamat rumah, hingga nomor vaksin Covid-19 yang pernah diikuti yang bersangkutan. Dia juga mengurai, bagaimana Muchdi menjadi dalang atas kematian Munir.

Kemudian pada Minggu 11 September 2022, dua kali gempa mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya pada pukul 06.10 WIB dan pukul 06.24 WIB.

Catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lindu pertama pada pukul 06.10 WIB memiliki kekuatan magnitudo 6,1 dengan kedalaman 10 kilometer.

Sedangkan gempa susulan pada pukul 06.24 WIB, bermagnitudo 5,4 dengan kedalaman gempa 11 kilometer. Plt Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng di zona Megathrust Mentawai-Siberut.

Daryono melanjutkan, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Siberut Utara dengan skala intensitas V MMI, atau getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah para tersangka pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diperiksa Tim Khusus (Timsus) Polri melakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.

Mereka adalah Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, Kuwat Ma'ruf, serta mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, dan istrinya Putri Candrawathi.

Usai melakukan pemeriksaan uji polygraph menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector, sejumlah hal pun terungkap. Misalnya dari pemeriksaan kepada Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Minggu 11 September 2022:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


1. Peretas Bjorka Buka Data Pribadi Muchdi PR Saat Disinggung soal Kasus Munir

Tangkapan layar pesan hacker Bjorka untuk Kominfo di situs breached.to
Perbesar
Tangkapan layar pesan hacker Bjorka untuk Kominfo di situs breached.to. (Ist)

Peretas Bjorka dalam akun Twitter miliknya @bjorkanism merilis informasi yang diklaim sebagai hasil retasan terbarunya, terkait dalang pembunuh Munir Said Thalib.

Hal itu dia tuangkan dalam situs yang disematkan dalam cuitan yang berjudul "Who Killed This Good Man? atau diartikan dengan Siapa Pembunuh Orang Baik ini?".

"Saya akan memberitahu anda sebuah nama jika anda bertanya, siapa sosok dibalik kematian Munir. Dia adalah Muchdi Purwopranjono yang saat ini duduk sebagai ketua umum Partai Berkarya," tulis Bjorka dalam situs itu, seperti dilihat Liputan6.com, Minggu 11 September 2022.

Bjorka lalu merinci data diri dari Muchdi PR. Mulai dari nomor ponsel, alamat rumah, hingga nomor vaksin Covid-19 yang pernah diikuti yang bersangkutan.

 

Selengkapnya...


2. Delapan Fakta Terkait Gempa Hari Ini yang Guncang Mentawai, Sumbar

Gempa Indonesia
Perbesar
Ilustrasi gempa. (Liputan6.com)

Gempa hari ini, Minggu 11 September 2022 sempat mengguncang kawasan Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar). Lindu terjadi dua kali, yaitu pukul 06.10 WIB dan pukul 06.24 WIB.

Pada pukul 06.10 WIB, gempa bumi dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memiliki kekuatan magnitudo 6,1 dengan kedalaman 10 kilometer.

"Titik gempa tersebut berada di 1,18 Lintang Selatan dan 98,53 Bujur Timur," terang peringatan dini BMKG, Minggu 11 September 2022.

BMKG menjelaskan, posisi gempa Mentawai berada pada 147 km Barat Laut Kepulauan Mentarai Sumatera Barat, 150 km Barat Laut Tuapejat Sumbar, 188 km Barat Daya Pariaman Sumbar, 233 km Barat Daya Padang Sumbar, dan 1.075 km Barat Laut Jakarta Indonesia.

Kemudian, dari informasi diterima Liputan6.com, warga di Desa Muara Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai langsung menuju Tamairang atau tempat yang lebih tinggi.

 

Selengkapnya...


3. Empat Hasil Pemeriksaan Lie Detector Para Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Banner Infografis Polri Pakai Lie Detector Periksa Seluruh Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Banner Infografis Polri Pakai Lie Detector Periksa Seluruh Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J. (Liputan6.com/Trieyasni)

Tim Khusus (Timsus) Polri melakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector kepada para tersangka pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Mereka adalah Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, Kuwat Ma'ruf, serta mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, dan istrinya Putri Candrawathi.

Usai melakukan pemeriksaan uji polygraph menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector, sejumlah hal pun terungkap. Misalnya dari pemeriksaan kepada Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E.

Dalam pemeriksaan dengan hasil jujur tersebut, Bharada E menyampaikan bahwa mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (FS) ikut menembak Brigadir J.

"Lie detector yang ditanyakan ke klien saya terkait dengan peristiwa di Duren Tiga, salah satu poin krusial adalah siapa saja yang menembak J. Klien saya menjawab saya pertama dan FS yang menembak terakhir," ujar Kua

 

Selengkapnya...

Infografis Waspada WhatsApp Rentan Dibobol Hacker
Perbesar
Infografis Waspada WhatsApp Rentan Dibobol Hacker. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya