Pesawat TNI AL Jatuh di Selat Madura Buatan Tahun 2013, Laik Terbang

Oleh Fachrur Rozie pada 07 Sep 2022, 18:44 WIB
Diperbarui 08 Sep 2022, 15:06 WIB
Ilustrasi Kecelakaan Pesawat
Perbesar
Ilustrasi Kecelakaan Pesawat (Liputan6.com/Johan Fatzry)

Liputan6.com, Jakarta - Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (AL) Laksamana Muda Dwika Setiawan menyebut, pesawat TNI AL G-36 Bonanza T-2503 laik mengudara. Pesawat tersebut buatan tahun 2013 dan kerap mendapat perawatan rutin.

"Pesawat itu adalah pesawat Bonanza buatan Amerika. Pesawat ini masuk jajaran AL tahun 2013. Relatif masih sangat layak karena baru melaksanakan pemeliharaan Agustus 2022," ujar Dwika di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (7/9/2022).

Dwika menyebut pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab pesawat jatuh. Dia mengatakan, penyebab jatuhnya pesawat baru bisa diketahui usai pesawat ditemukan.

"Adapun kemungkinan penyebab kecalakaan masih kita dalami karena kita akan turunkan tim investigasi setelah pesawat ditemukan, kemudian kita angkat, barulah bisa kita menentukan penyebab kecelakaan tersebut," kata dia.

Dia menyebut, pesawat TNI AL G-36 Bonanza T-2503 tak membawa penumpang. Pesawat itu hanya berisi dua orang, yakni pilot dan kopilot. Dia pun belum bisa memastikan kondisi dua prajurit TNI AL yang berada dalam pesawat.

"Awak pesawat ada dua orang pilot dan kopilot. Untuk kondisi pilot belum bisa kita pastikan," ujar dia.

Dia menyebut, tim evakuasi TNI Angkatan Laut (AL) berhasil mengidentifikasi titik lokasi jatuhnya pesawat G-36 Bonanza T-2503. Tim evakuasi masih melakukan proses pencarian pesawat jatuh di perairan Barat Surabaya, Jawa Timur.

"Sampai sore ini perkembangan di lapangan telah menemukan titik pesawat itu yang diduga kerangka pesawat," ujar dia.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Penyelaman ke Dasar Laut

Dwika mengatakan, tim masih melakukan penyelaman ke dasar laut. Namun sampai saat ini bangkai pesawat belum ditemukan.

"Adapun kemungkinan penyebab kecelakaan masih kita dalami karena kita akan turunkan tim investigasi setelah pesawat ditemukan kemudian kita angkat (ke daratan)," kata dia.

Kecelakaan pesawat udara milik TNI AL terjadi saat tengah latihan. Pesawat jenis G-36 Bonanza T-2503 itu jatuh di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS).

"Pesawat mengalami kecelakaan saat Konvoi KRI melaksanakan latihan Anti Serangan Udara (Air Defense Exercise), dalam hal ini Bonanza berperan sebagai penyerang," dikutip dari keterangan tertulis Dinas Penerangan Koarmada II, dikutip Liputan6.com, Rabu (7/9/2022).

Menurut TNI AL, pihaknya masih belum mengetahui sebab jatuhnya pesawat T-2503 tersebut. "Masih belum diketahui," tulis Koarmada II.

Saat ini, TNI Angkatan Laut mengerahkan 13 KRI, 1 KAL,1 Tim Kopaska, dan 1 Tim Penyelam dan dipimpin langsung Pangkoarmada II dan Komandan Guspurla Koarmada II.

Infografis Menguak Tabir Misteri Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370
Perbesar
Infografis Menguak Tabir Misteri Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370 (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya