Ganjar-Anies Puncaki Elektabilitas, PAN: Walau Tinggi, yang Usung Capres Parpol

Oleh Liputan6.com pada 28 Agu 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 28 Agu 2022, 10:01 WIB
Partai Amanat Nasional Daftar Ke KPU
Perbesar
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyanyikan mars partainya bersama jajaran pengurus saat Pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (10/8/2022). KPU menerima berkas dari 4 partai politik yang mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 di hari kesepuluh pendaftaran. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyinggung hasil survei elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan bakal calon presiden dan calon wakil usulan kader PAN. Nama Ganjar dan Anies masuk dalam klaster kepala daerah.

Dia membacakan nama-nama di klaster kepala daerah dengan urutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Kalau survei urutan satu Ganjar nomor dua Anies," ujar Zulkifli Hasan di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (27/8/2022).

Namun, pria yang kerap disapa Zulhas ini mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo. Meski survei tinggi, yang memiliki hak untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden adalah partai politik dan gabungan partai politik.

"Tapi Pak Presiden bilang walaupun survei tinggi yang ngusung parpol dan gabungan parpol," kata Zulhas.

Selain para kepala daerah, nama-nama yang diusulkan oleh kader PAN adalah, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, hingga Menteri BUMN Erick Thohir.

Dari usulan nama-nama bakal calon presiden dan calon wakil presiden ini akan diputuskan siapa yang diusung di Pilpres 2024. Mandat itu diserahkan sepenuhnya kepada Zulhas.

"Pada saatnya kita akan memutuskan. Maka itu saudara-saudara percayakan ke ketua umum," tandas Zulhas.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Nama Puan Muncul di Rekomendasi Capres dari PAN, Zulhas: Usulan Jakarta

Puan Maharani Temui Surya Paloh
Perbesar
Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersalaman usai memberikan keterangan pers di NasDem Tower, Jakarta, Senin (22/8/2022). Pertemuan politik Puan Maharani dengan Surya Paloh tersebut dalam rangka silatuhrami dan Safari politik yang merupakan salah satu amanat dari Rakernas PDIP yang digelar Juni 2022 lalu dengan menugaskan Puan Maharani untuk membuka komunikasi dengan partai lain menjelang Pemilu 2024. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Nama Ketua DPP Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Puan Maharani tiba-tiba muncul dalam rekomendasi bakal calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) pada forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Amanat Nasional (PAN).

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, nama-nama yang dibacakan dalam Rakernas tersebut berasal dari usulan kader di daerah. Dia menyebut, nama Puan Maharani merupakan usulan kader dari DPW PAN DKI Jakarta.

"Jakarta. Karena memang kan baru ini ya, baru," ujar politikus yang akrab disapa Zulhas ini usai Rakernas PAN di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (27/8/2022).

Nama Puan sempat mendapat respons negatif dari sejumlah kader PAN yang hadir dalam forum Rakernas. Zulhas menanggapi respons tersebut secara normatif. Kata dia, semua nama yang muncul harus dihormati.

"Saya kira sama ya, kita menghormati semua yang ada, sama terhormatnya," kata Menteri Perdagangan (Mendag) ini.

Nama-nama bakal Capres-Cawapres yang dimunculkan juga masih sebatas usulan. Pada saatnya, PAN akan memutuskan siapa Capres dan Cawapres yang akan diusung untuk bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Ini masih usulan dari provinsi tentu pada saatnya akan kita rapatkan, kita bicarakan yang terbaik untuk bangsa, untuk kita semua, pada saatnya," ujar Zulhas.

 


PAN Usung 9 Bakal Capres Untuk 2024: Dari Ganjar, Anies, Hingga Erick Thohir

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan resmi mengumumkan sembilan nama sebagai bakal calon presiden yang akan diusung untuk Pilpres 2024 (Liputan6.com/Winda Nelfira)
Perbesar
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan resmi mengumumkan sembilan nama sebagai bakal calon presiden yang akan diusung untuk Pilpres 2024 (Liputan6.com/Winda Nelfira)  

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan resmi mengumumkan sembilan nama sebagai bakal calon presiden yang akan diusung untuk Pilpres 2024.

Sembilan nama capres adalah Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Golkar Airlangga Hartanto, Ketum PPP Suharso Monoarfa, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ada Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, Menteri BUMN Erick Thohir.

Keputusan tersebut disampaikan Zulhas dalam Rakernas PAN yang digelar hari ini, Sabtu (27/8/2022) malam.

Mulanya, Zulhas meyampaikan ada tiga kluster capres atau sembilan nama capres yang didorong PAN. Namun, pada waktunya ia akan memutuskan salah satu nama.

"Pada saatnya tentu kita akan memutuskan, percayakan pada ketua umum," kata Zulhas.


Tidak Undang KIB di Rakernas, PAN: Sangat Internal, Mau Bicara Hati ke Hati

3 Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Bersatu Sampaikan Keterangan Pers Bersama
Perbesar
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah), dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kiri) menyampaikan keterangan usai pendaftaran di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (10/8/2022). Pendaftaran bersama tiga partai KIB tak hanya membuktikan bahwa KIB solid, tetapi sekaligus mengungkap harapan publik terkait semangat persatuan yang terus dikedepankan oleh KIB. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto memastikan tidak ada anggota partai dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diundang ke Rakernas PAN di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (27/8/2022).

Agenda Rakernas sepenuhnya untuk kepentingan internal. Salah satunya membahas dan mengumumkan calon presiden dan calon wakil presiden dari PAN.

"KIB enggak, ini sangat internal, kita mau bicara dari hati ke hati," ujar Yandri di Ritz-Carlton, Jakarta, Sabtu (27/8).

Hasil Rakernas juga akan dibicarakan bersama KIB. Kata Yandri, akan digelar pertemuan khusus membahas calon presiden dan calon wakil presiden.

"Belum bisa kita publish, nanti Rakernas akan ada pertemuan khusus dengan KIB," ujarnya.

PAN juga akan melakukan safari politik untuk mensosialisasikan nama calon presiden dan calon wakil presiden yang diumumkan dalam Rakernas.

"Nanti setelah hasil pengumuman itu, kita akan ajak rembuk KIB untuk mengkomunikasikan dengan partai lain yang belum tergabung dalam KIB, mungkin kita akan lakukan safari politik nanti," kata Yandri.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Infografis Manuver Koalisi Indonesia Bersatu, Konsolidasi Jelang Pemilu 2024. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Manuver Koalisi Indonesia Bersatu, Konsolidasi Jelang Pemilu 2024. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya