BNPT: Pelestarian Adat Budaya Cara Efektif Cegah Terorisme

Oleh Liputan6.com pada 27 Agu 2022, 08:01 WIB
Diperbarui 27 Agu 2022, 08:01 WIB
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar (Istimewa)
Perbesar
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Pelestarian adat budaya menjadi cara efektif untuk mencegah terorisme. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pun getol menjalin kerja sama dengan segenap pihak untuk bahu membahu melestarikan adat budaya Nusantara.

BNPT bertemu dengan Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN), Jumat (26/8/2022). Pertemuan berlangsung di Jakarta.

Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH menegaskan pelestarian dan penguatan nilai adat budaya secara otomatis akan mempersempit ruang gerak ideologi radikal terorisme.

"Kami meyakini nilai adat budaya nusantara yang dilestarikan adalah cara efektif untuk menepis dan mempersempit ideologi terorisme," kata Boy Rafli.

Kepala BNPT mengungkapkan beragamnya adat budaya melambangkan kemajemukan Indonesia atau Bhineka Tunggal Ika. Beragamnya adat budaya bagaikan kekayaan aneka warna yang menciptakan paduan keselarasan yang indah.

Sementara ideologi teroris yang memaksakan satu warna bertujuan memusnahkan adat budaya Nusantara yang beraneka warna.

"Ideologi radikalisme terorisme adalah nilai yang menghancurkan peradaban dan budaya. Ideologi terorisme ingin membuat budaya baru yang sarat dengan kekerasan," cetus Boy Rafli.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Gandeng Pihak Pelestari Budaya

Pria kelahiran Sumatera Barat ini menyatakan akan menggandeng pihak-pihak pelestari adat budaya seperti MAKN. Tujuannya untuk bersama-sama menguatkan nilai adat dan budaya di tengah masyarakat.

Sementara itu Ketum MAKN, KPH Eddy Wirabumi, SH, MH menyatakan MAKN dan BNPT satu visi dalam memandang pentingnya pelestarian nilai adat budaya.

Dengan adat budaya yang terpelihara, bangsa Indonesia akan memiliki jati diri sehingga tak mudah goyah oleh pengaruh budaya luar termasuk ideologi radikal terorisme.

"MAKN dan BNPT satu visi dan gagasan dalam mencegah radikal terorisme. Adat dan tradisi budaya ini bisa berkembang dan dengan sendirinya akan menangkal intoleransi," jelas KPH Eddy Wirabumi.

Infografis Anggota MUI Jadi Terduga Teroris Bekasi
Perbesar
Infografis Anggota MUI Jadi Terduga Teroris Bekasi (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tag Terkait

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya