Lokasi Pungli Ormas di Bogor yang Portal Jalan Dibongkar Petugas

Oleh Achmad Sudarno pada 18 Agu 2022, 19:30 WIB
Diperbarui 18 Agu 2022, 19:30 WIB
Jalan diportal dan bertarif (TikTok/@pemeluk_luka)
Perbesar
Jalan diportal dan bertarif (TikTok/@pemeluk_luka)

Liputan6.com, Jakarta Aksi pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oknum anggota salah satu ormas di Kabupaten Bogor, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang pria dengan mengenakan seragam ormas tersebut mendekati mobil dan meminta uang sebesar Rp5.000 kepada pengendara yang akan melintasi jalan. 

Sedangkan dua pria lainnya tampak berjaga dan mengatur atau membuka tutup portal tersebut. 

Pria berseragam ormas itu mengancam kepada pengendara tidak akan membukakan portal tersebut jika tidak mau membayar dengan jumlah nominal yang telah disebutkan sebelumnya. 

"Rp 5000, kalau enggak ada, Rp 10 ribu juga enggak apa-apa," kata pemuda berbaju ormas berwarna loreng oranye itu. 

Informasi yang yang didapat, aksi pungli dengan modus portal jalan itu terjadi di Jalan Pendeuy, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. 

Terkait hal itu, Danramil Ciawi Mayor Arm TNI Mohamad Sutrisno menyampaikan, portal yang melintang di jalan desa itu sudah dibongkar oleh tim gabungan. 

"Anggota kami bersama Satpol PP tadi sudah membongkar portal yang viral. Sekarang sudah tidak ada lagi," kata dia.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Video 3 Bulan Lalu

Sementara itu, Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat menyebut video tersebut diambil tiga bulan lalu, namun baru viral. 

"Sebetulnya kejadiannya sudah tiga bulan yang lalu, itu baru diviralkan sekarang," kata Agus kepada wartawan.

Agus mengatakan, pihak Polsek sudah melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang ada dalam rekaman video tersebut. Sementara portal sempat dibuat oleh mereka sudah dibongkar.

"Kami sudah minta di wilayah tersebut tidak ada lagi kegiatan yang bersifat meminta-minta apalagi sampai memaksa ke pengendara yang melalui jalan tersebut," katanya. 

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya