Hasil Autopsi Ulang Brigadir J Akan Diserahkan ke Bareskrim Polri Minggu Depan

Oleh Liputan6.com pada 18 Agu 2022, 07:15 WIB
Diperbarui 18 Agu 2022, 07:15 WIB
Komnas HAM Tinjau TKP Penembakan Brigadir J
Perbesar
Tim Komnas HAM meninjau TKP kasus penembakan Brigadir Yosua Nofriansyah Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2022). Selain itu, Komnas HAM akan mengecek jejak upaya penghalangan proses hukum (obstruction of justice). (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Tim Forensik Gabungan menyatakan telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap sampel dari hasil autopsi ulang Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Proses pemeriksaan sudah selesai," kata Ade Firmansyah Sugiharto selaku Ketua Tim Forensik dari Dokter RSCM saat dikonfirmasi, Rabu 17 Agustus 2022.

Ade menjelaskan, setelah pemeriksaan selesai dilakukan, pihaknya akan menyerahkan hasilnya pada pekan depan kepada Tim Khusus Polri.

"Insyaallah minggu depan hasilnya akan kami serahkan ke Bareskrim," ungkap Ade.

Dirinya pun enggan memberikan komentar lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan sampel dari hasil autopsi ulang dan meminta agar seluruh hasilnya disampaikan dalam keterangan resmi.

"Nanti kami akan sampaikan setelah hasilnya kami berikan ke Bareskrim ya," kata Ade.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Belum Ada Indikasi Penganiayaan

Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan sejumlah fakta terkait kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat . Salah satunya dalam temuan tersebut belum ditemukan adanya penganiayaan dalam CCTV temuan Komnas HAM.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, menjelaskan pernyataan ini dikuatkan dengan bukti dari kamera pengawas atau CCTV sejak rombongan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo bertolak dari Magelang ke Jakarta.

“Melihat dari CCTV, itu belum ada indikasi penganiayaan, iya belum ada, itu konteksnya seperti itu,” ucap Beka di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).

Lebih lanjut, dalam temuan versi Komnas HAM disebutkan bahwa indikasi adanya penganiayaan tidak ditemukan melihat dalam rangka CCTV. Karena setibanya Brigadir J di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Jakarta Selatan, dia masih dalam kondisi sehat.

 

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Masih Tunggu

Meskipun demikian, dugaan penganiayaan masih sambil menunggu hasil outopsi kedua terhadap tubuh Brigadir J.

“Secara resmi akan menunggu apapun hasil dari tim autopsi independen gabungan. Itu di situ, jadi konteksnya dari melihat dari detik, itu konteksnya dari CCTV dengan melihat kerangka waktunya,” kata dia.

Komnas HAM dan penyidik Polri mendatangi rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2022). Kehadirannya untuk mengkonfirmasi keterangan dari sejumlah saksi dalam kasus tersebut.

 

Reporter: Bachtiarudin Alam/Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya