Cak Imin: Banyak yang Berharap PKB Tidak Jadi ke Sentul Untuk Deklarasi Koalisi dengan Gerindra

Oleh Liputan6.com pada 13 Agu 2022, 11:49 WIB
Diperbarui 13 Agu 2022, 11:51 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar
Perbesar
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan, ada yang menganggu PKB agar tidak jadi berangkat ke Sentul, Bogor dalam acara deklarasi koalisi bersama Gerindra. 

"PKB sebelum jalan dan berangkat ke sini banyak yang menganggu dan mengharapkan kita tidak jadi berangkat ke sini," kata Cak Imin saat pidato dalam acara deklarasi koalisi bersama Gerindra di SICC, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022).

Tetapi, Cak Imin tetap bertekat berangkat ke Sentul untuk berkoalisi dengan Gerindra. Dia ingin bersama partai Prabowo Subianto memajukan bangsa Indonesia.

"Tetapi perlu saya teguhkan di sini kebersamaan PKB dan Gerindra adalah tekat seperti tekat kita mewarisi para pendiri bangsa untuk memajukan dan memakmurkan bangsa Indonesia sekuat tenaga," jelasnya.

Cak Imin yakin dan optimis kebersamaan Gerindra dan PKB hari ini mengukir sejarah Indonesia untuk masa depan yang lebih damai, tentram, adil dan makmur sejahtera.

"Oleh karena itu untuk tujuan mulia seperti itu Insya Allah tidak akan ada yang menghalangi kebersamaan PKB dan Gerindra di masa masa mendatang," ujar Cak Imin.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Prabowo-Muhaimin Tanda Tangani Piagam Kerjasama Gerindra-PKB

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menandatangani Piagam Kerjasama Politik.
Perbesar
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menandatangani Piagam Kerjasama Politik.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menandatangani Piagam Kerjasama Politik kedua partai demi menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.

Pantauan Liputan6.com, Sabtu (13/8/2022), penandatangan Piagam Kerjasama Politik Gerindra-PKB ditandatangani langsung oleh Prabowo dan Muhaimin sekitar pukul 10.00 WIB.

Penandatanganan Piagam Kerjasama Politik Gerindra-PKB disambut riuh para kader partai. Adapun isi dari piagam tersebut dibacakan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco dan Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan, dirinya sangat cocok dengan kalangan kyai, khsusunya Nahdlatul Ulama (NU). Sebab dalam sejarahnya, NU cerminan kesungguhan kebangsaan.

"Selalu membela bangsa dalam keadaan kritis atau genting. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 di Jakarta itu adalah proklamasi kemerdekaan, tetapi ujian kemerdekaan kita di Surabaya pada November 1945. Dan di situ kita melihat keberpihakan para ulama," tutur Prabowo.

Bagi Prabowo, PKB merupakan anak kandung dari NU. Bahkan, tradisi kepengurusan dan kader yang berasal dari non muslim pun ada di partai tersebut, selayaknya NU dulu.

"Artinya PKB adalah partai terbuka, partai yang merangkul semua. Jadi jangan heran kalau Gerindra cocok dengan PKB. Gus, kita dari dulu pengen sama antum. Dari dulu kami ingin sama antum. Tapi tidak ada kata terlambat. Walaupun dari dulu kita belum sekompak ini, tapi dari dulu kita selalu dekat di hati," jelas Prabowo.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menambahan, kerjasama antara Gerindra dan PKB merupakan upaya besar dalam menyongsong kesejahteraan masyarakat.

"Insyaallah 2024 kita akan merebut kekuasaan untuk kemakmuran dan kesejahteraan Indonesia. Kekuasaan bagi PKB dan juga mungkin bagi Gerindra juga adalah alat paling efektif menghadirkan kemakmuran," kata Muhaimin.

Muhaimin yakin kebersamaan Gerindra-PKB akan menjadi sejarah dalam membangun Indonesia yang adil dan makmur. Dia menyatakan, koalisi kedua partai itu dapat membawa kemaslahatan bagi rakyat dan bangsa Indonesia.

"Obsesi berbuah prestasi, permisi PKB-Gerindra koalisi," tandasnya.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra/Merdeka

Infografis Elektabilitas Prabowo di 4 Lembaga Survei. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Elektabilitas Prabowo di 4 Lembaga Survei. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya