Upaya Ganjar Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Jateng, Sokong Sektor Pertanian

Oleh Liputan6.com pada 08 Agu 2022, 11:00 WIB
Diperbarui 08 Agu 2022, 15:12 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Perbesar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam satu kegiatan kerja di Jawa Tengah. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik Jawa Tengah (Jateng) merilis pertumbuhan ekonomi di Jateng mencapai 5,66 persen pada kuartal II tahun 2022. Pertumbuhan ini lebih baik dari angka nasional yang mencatatkan kenaikan 5,44 persen. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membeberkan resep untuk mendapatkan raihan tersebut.

Mulanya, Ganjar menyebut hasil ini merupakan hasil kerja sama jajaran bupati hingga wali kota dalam membuka dan memudahkan investasi. 

"Kami juga selalu bekerja sama umpama dengan BI, OJK, agar kita mendapatkan selalu informasi yang benar," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Senin (8/8/2022). 

Dengan akurasi data milik Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ganjar menyebut pengambilan keputusan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi lebih mudah. 

"Dengan data science yang bisa kita pakai, dengan kondisi makro yang kita terjemahkan, sampai pada pengambilan keputusan," tuturnya. 

Lebih lanjut Ganjar mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Jateng juga tak lepas dari peran para petani. Menurut Ganjar, petani punya andil besar dalam menyokong kemajuan di sektor pertanian. 

"Pertanian tinggi saya senang, mudah-mudahan nilai tukar kita bagus. Alhamdulillah nilai tukar kita bagus ya di petani. Mudah-mudahan ini kabar baik, tinggal kemudian kita dampingi mereka untuk menjaga ini," imbuhnya. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Perlu Kerja Sama Banyak Pihak

FOTO: Geliat Petani Kentang Dieng di Masa Pandemi
Perbesar
Seorang petani menyiapkan lahan untuk ditanami kentang di Desa Sembungan, Dieng, Jawa Tengah, 1 Juli 2021. Pardi (51) salah seorang petani di Desa Sembungan mengungkapkan kentang jauh lebih bernilai dibandingkan jenis sayuran lain seperti daun bawang atau wortel. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Ganjar berharap, pertumbuhan ekonomi di Jateng terus bergerak naik. Namun demikian, Ganjar menyebut tantangan ke depan tidak mudah, sehingga perlu adanya kerja sama antar semua pihak. 

"Karena terpaan tekanan dari luar tidak ringan. Pak Presiden kemarin menyampaikan tahun ini kita siap-siap, ingat tahun depan belum tentu baik-baik," imbuhnya. 

Sebagai informasi, perekonomian Jateng pada kuartal II 2022 mencapai Rp 261,40 triliun berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK). Bila dibandingkan kuartal II tahun 2021, ADHK mencatatkan Rp 247,40 triliun. 

Sementara itu, berdasarkan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada kuartal II tahun 2021 tercatat Rp 350,54 triliun, kuartal I tahun 2022 Rp 375,68 triliun, dan kuartal II tahun 2022 Rp 385,12 triliun.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya