Airlangga: Indonesia Menjadi Salah Satu Negara Terbaik Tangani Pandemi

Oleh Muhammad Ali pada 07 Agu 2022, 17:09 WIB
Diperbarui 07 Agu 2022, 17:09 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan sambutan dalam Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren 2022 di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2022).
Perbesar
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan sambutan dalam Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren 2022 di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2022).

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara terbaik dalam penanganan pandemi COVID-19, dan saat ini 90 persen penduduk telah divaksin.

"Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di dunia dalam penanganan COVID-19," kata Airlangga, di Cirebon, Jawa Barat, saat menghadiri Khaul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon, yang dikutip dari Antara, Minggu (7/8/2022).

Airlangga mengatakan, dengan kondisi yang sudah mulai terkendali, maka pihaknya berani menghadiri undangan pada acara khaul itu.

Kehadirannya, kata Airlangga, untuk menunjukkan bahwa saat ini keadaan sudah membaik, meskipun per minggunya kasus yang tertular berada di angka 5.000 orang.

Akan tetapi, bila dibandingkan dengan negara lainnya Indonesia masih sangat terkendali, untuk itu protokol kesehatan juga harus masih diterapkan dengan baik.

"Sekarang situasi sangat berbeda, walaupun ada 5.000 yang tertular setiap minggunya tetapi bila dibandingkan negara lain masih sangat rendah," ujarnya pula.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Vaksinasi Cukup Baik

Airlangga yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar mengatakan saat ini capaian vaksinasi COVID-19 juga sangat baik, karena sudah 420 juta dosis yang disuntikkan.

Bahkan vaksinasi dosis pertama, ujar Airlangga, sudah mencakup 90 persen, dosis kedua 80 persen, dan vaksinasi dosis penguat atau ketiga 30 persen lebih.

"Vaksinasi juga baik, karena di negara luar banyak yang tidak mau divaksin," katanya lagi.

Infografis 8 Cara Cegah Bayi Baru Lahir Tertular Covid-19
Perbesar
Infografis 8 Cara Cegah Bayi Baru Lahir Tertular Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya