Datangi Istana, Mendag Zulhas Lapor Jokowi soal Harga Minyak Goreng dan TBS Sawit

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 04 Agu 2022, 16:15 WIB
Diperbarui 04 Agu 2022, 16:15 WIB
Ketua MPR Zulkifli Hasan atau Zulhas
Perbesar
Ketua MPR Zulkifli Hasan atau Zulhas. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan Zulkifli Hassan tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, guna melaporkan perkembangan harga minyak goreng kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia, mengklaim, dalam jangka waktu dua bulan menjadi menteri, dia sudah berhasil mengendalikan harga minyak goreng.

“Saya laporan, perintah presiden waktu saya jadi menteri 2 bulan minyak curah, minyak kemasan sederhana Rp 14 ribu. Alhamdulillah 2 minggu sudah 14 ribu Jawa-Bali. Sumatra, Kalimantan. Tinggal Papua, Sulawesi, Maluku dalam 2 minggu juga sudah (harga terkendali),” kata Zulhas di Istana Negara Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Selain soal minyak goreng, Zulhas mengaku juga mendapat perintah dari Presiden Jokowi agar harga tandan buah segar (TBS) sawit menjadi di atas Rp 2 ribu. Sebab sebelumnya, banyak dikeluhkan petani jika harganya terus merosot.

“TBS itu harus di atas Rp 2 ribu. Hari ini sebagian sudah di atas Rp 2 ribu, sebagian masih Rp 1.700. Saya sudah janji 2 minggu lagi Rp 2 ribu. TBS bisa di atas 2 ribu,” yakin Zulhas.

Zulhas kemudian merinci, sejumlah hal dilakukan kementeriannya dalam menyiasati hal tersebut. Pertama, soal pungutan ekspor yang ditunda dan otomatis membuat harga naik 600 perak. Kedua, hitungan satu bulan soal bea keluar

“Kalau 2 mingguan kenanya Cuma 52-an dolar. Berarti pemerintah memberikan apa namanya, pajaknya dikurangi 230 dollar lebih. Berarti naik lagi 630 rupiah,” rinci dia.

“Artinya harga TBS itu sekurang2nya 1.230 rupiah + 1250 rupiah = 2480 rupiah. Nah sekarang ada di Riau sudah Rp 2100’an, di Jambi masih RP 1.700’an, satu minggu dua minggu ke depan sudah di atas Rp 2.000 rata-rata,” Zulhas menutup.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

HL Migor
Perbesar
HL Migor

Jawa-Bali Sesuai HET

Penyediaan migor dengan harga Rp 30 ribu/2 liter dari Sinarmas, sangat bermanfaat bagi masyarakat Garut, di tengah kesulitan mereka dalam mendapatkan komoditas minyak dari pohon sawit tersebut.
Perbesar
Penyediaan migor dengan harga Rp 30 ribu/2 liter dari Sinarmas, sangat bermanfaat bagi masyarakat Garut, di tengah kesulitan mereka dalam mendapatkan komoditas minyak dari pohon sawit tersebut. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Diketahui, harga minyak goreng curah dan kemasan diklaim sesuai HET yakni Rp14 ribu per liter di Jawa-Bali.

"Kalau minyak goreng curah itu dimana-mana, bahkan di Jawa-Bali sudah di bawah Rp14 ribu per liter. Rata-rata Rp13-13,5 ribu per liter. Nah, kalau Rp 14 ribu per liter itu dia pakai botol," terangnya.

Politisi PAN ini mencontohkan harga minyak goreng di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor. Umunya harga sudah stabil, yakni dijual kepada konsumen di bawah Rp14 ribu per liter.

"Jadi kita Alhamdulillah sudah berhasil, minyak sayur, minyak curah, atau kemasan sederhana dengan harga Rp14 ribu per liter atau di bawah harga Rp14 ribu per liter," kata dia dengan bangga.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Infografis Alasan Larangan Ekspor CPO dan Bahan Baku Minyak Goreng. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Alasan Larangan Ekspor CPO dan Bahan Baku Minyak Goreng. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya