Top 3 News: Kala Jokowi Sebut Besarnya BBM Subsidi dari Pemerintah

Oleh Devira PrastiwiLizsa EgehamLiputan6.com pada 03 Agu 2022, 08:00 WIB
Diperbarui 03 Agu 2022, 08:00 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan peninjauan ke Terminal BBM Sanggaran di Denpasar Provinsi Bali, Jumat (3/12/2021).
Perbesar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan peninjauan ke Terminal BBM Sanggaran di Denpasar Provinsi Bali, Jumat (3/12/2021).

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang bicara soal subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diberikan pemerintah.

Jokowi mengatakan, subsidi BBM yang diberikan oleh pemerintah Indonesia sudah sangat besar yakni, mencapai Rp 502 triliun. Menurut dia, tidak ada negara mana pun yang kuat memberikan subsidi sebesar itu.

Jokowi menyampaikan bahwa harga bensin di negara lain mencapai Rp 31.000 sampai Rp 32.000 per liter. Sedangkan, harga Pertalite di Indonesia Rp 7.650 per liter.

Kemudian, pengacara Bharada E atau Elaizer, Andreas Nahot Silitonga menilai sosok kliennya adalah pahlawan.

Hal itu menurut Andreas karena telah melindungi istri Kadiv Propam Polri yang dinonaktifkan, Irjen Ferdy Sambo. Namun banyak pihak yang justru meyudutkan Bharada E.

Andreas menyebut, tindakan yang dilakukan oleh Bharada E, mulia. Dia menyelamatkan seseorang yang kala itu diduga sedang dilecehkan oleh Brigadir J.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah kedatangan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) pada Selasa 2 Agustus 2022 untuk melakukan pendaftaran calon peserta Pemilu 2024 mendatang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kehadiran PKN dipimpin langsung oleh ketua umumnya Gede Pasek Suardika. Dia menegaskan, PKN siap untuk mendaftarkan diri sebagai calon peserta pemilu dan 100 persen siap bertarung dalam pelaksaan hajatan lima tahunan di 2024.

Tak hanya itu, mantan politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini pun menyampaikan, meski PKN merupakan partai baru, namun pihaknya tak gentar untuk menghadapi pertarungan Pemilu 2024.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Selasa 2 Agustus 2022:

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


1. Jokowi: Subsidi BBM Indonesia Sudah Rp502 Triliun, Negara Mana Pun Tidak Akan Kuat

Petani Minta Jokowi Hapus Subsidi BBM
Perbesar
Presiden terpilih Jokowi menghadiri Munas Seknas Tani Jokowi di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Kamis (4/9/14). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diberikan pemerintah sudah sangat besar yakni, mencapai Rp 502 triliun. Menurut dia, tidak ada negara mana pun yang kuat memberikan subsidi sebesar itu.

"Perlu kita ingat subsidi terhadap BBM sudah terlalu besar dari Rp170 (triliun) sekarang sudah Rp502 triliun. Negara manapun tidak akan kuat menyangga subsidi sebesar itu," kata Jokowi dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di halaman Istana Merdeka Jakarta, Senin 1 Agustus 2022.

"Tapi alhamdulilah kita sampai saat ini masih kuat. Ini yang perlu kita syukuri," sambungnya.

Dia menyampaikan bahwa harga bensin di negara lain mencapai Rp31.000 sampai Rp32.000 per liter. Sedangkan, harga Pertalite di Indonesia Rp7.650 per liter.

"Kita patut bersyukur, Alhamdulilah kalau bensin di negara lain harganya sudah Rp31.000, Rp32.000. Di Indonesia Pertalilte masih harganya Rp7.650," ucapnya.

Jokowi menuturkan bahwa dunia saat ini sedang dalam kondisi yang tak baik-baik saja. Setelah dihantam pandemi Covid-19 hampir 2,5 tahun, dunia kini dihadapi dengan munculnya perang Rusia-Ukraina yang menyebabkan krisis.

 

Selengkapnya...

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


2. Pengacara: Bharada E adalah Pahlawan

Penampakan Bharada E Tinggalkan Komnas HAM
Perbesar
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (baju hitam) berjalan keluar usai pemeriksaan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Adapun Komnas HAM sebelumnya memanggil sekitar tujuh ajudan Ferdy Sambo, termasuk Bharada E terkait tewasnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pengacara Bharada E atau Elaizer, Andreas Nahot Silitonga menilai sosok kliennya adalah pahlawan karena telah melindungi istri Kadiv Propam Polri yang dinonaktifkan, Ferdy Sambo. Namun banyak pihak yang justru meyudutkan Bharada E.

"Karena buat saya pribadi, kalau ada orang seperti itu (Bharada E), lindungi keluarga saya, dia adalah pahlawan," kata Andreas di kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur pada Senin 1 Agustus 2022.

 Menurut dia, tindakan yang dilakukan oleh Bharada E, mulia. Dia menyelamatkan seseorang yang kala itu diduga sedang dilecehkan oleh Brigadir J.

"Dan tidak ada yang mulia menyelamatkan nyawa orang, dan selamatkan nyawa dia sendiri. Pilihannya hanya satu kok, yang katakanlah dalam proses tembak menembak cuma satu yang bisa hidup, katakanlah seperti itu, either dia atau yang lainnya. Kebetulan dia yang selamat, dan faktanya terjadi juga pelecehan seksual. Terus kita mau hakimi yang selamatkan ini gitu?" tutur Andreas.

Dia menilai adu tembak di rumah Ferdy Sambo memang benar adanya. Menurut dia, kejadian tersebut bisa dipertanggungjawabkan karena sedang melindungi seseorang.

 

Selengkapnya...


3. Partai Loyalis Anas Siap Bertarung di Pemilu 2024, Gede Pasek Sebut Pilotnya Berpengalaman

Partai Kebangkitan Nusantara Daftar ke KPU
Perbesar
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari (kanan) menerima berkas pendaftaran dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) I Gede Pasek Suardika (kiri) saat pendaftaran partai politik calon peserta pemilu tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (2/8/2022). Pada hari kedua pendaftaran, KPU menerima satu partai politik yang akan mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2024. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan pendaftaran calon peserta Pemilu 2024 mendatang. Kehadiran PKN dipimpin langsung oleh ketua umumnya Gede Pasek Suardika.

Gede Pasek Suardika mengatakan, PKN siap untuk mendaftarakan diri sebagai calon peserta pemilu dan 100 persen siap bertarung dalam pelaksaan hajatan lima tahunan di 2024.

"Kami siap mendaftarkan diri sebagai parpol peserta pemilu. Kami mendaftarkan 34 provinsi 100 persen dan semangat Pimda seluruh Pimnas," kata Gede, saat diwawancarai, di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa 2 Agustus 2022.

"Kami bagi dua, ada unsur pimpinan nasional dan pimpinan daerah, karena ini jiwanya gotong-royong jadi ada daerah dan pusat, kami urus administrasi dan daerah faktualnya," sambungnya.

Tak hanya itu, mantan politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini pun menyampaikan, meski PKN merupakan partai baru, namun pihaknya tak gentar untuk menghadapi pertarungan Pemilu 2024. Sebab, orang-orang yang ada di PKN merupakan pilot yang berpengalaman dalam dunia perpolitikan.

 

Selengkapnya...

Infografis Subsidi BBM Bengkak hingga Rp 502 Triliun, Jokowi Harus Bagaimana? (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Subsidi BBM Bengkak hingga Rp 502 Triliun, Jokowi Harus Bagaimana? (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya