Polisi Selidiki Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sejumlah Siswi di SMPN 6 Bekasi oleh Staf Sekolah

Oleh Liputan6.com pada 02 Agu 2022, 09:29 WIB
Diperbarui 02 Agu 2022, 09:29 WIB
Ilustrasi Pelecehan Pencabulan Anak
Perbesar
Ilustrasi Pelecehan Seksual/Pencabulan. (Freepik/Jcomp)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video viral di media sosial merekam aksi pelajar yang memadati halaman depan sekolah SMP Negeri 6 Bekasi. Sebab beredar dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang staf sekolah tersebut terhadap sejumlah siswi.

Dikutip dari akun instagram @infobekasi, aksi yang yang diikuti puluhan siswa berpakaian putih biru itu berlangsung pukul 14.00 Wib, Senin, (1/8/2022).

"Seorang staf di sekolah diduga melakukan pelecehan seksual kepada siswa. Polisi dikabarkan sudah turun untuk mendalami informasi tersebut," demikian dikutip dalam keterangan akun @infobekasi.

Menanggapi kasus tersebut, Polres Metro Bekasi Kota telah menyelidiki dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang staf SMPN 6 Bekasi terhadap sejumlah siswi.

"Iya sedang dilidik," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (1/8/2022).

Kendati demikian, Hengki masih enggan berkomentar lebih lanjut. Pasalnya kasus ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian dengan meminta sejumlah keterangan.

"Sudah dari pagi kita bergerak, kita sudah mintai keterangan," ucapnya.

Sementara dikutip dari akun instagram @bekasi_24_jam, pihak sekolah telah angkat bicara atas kasus yang telah dikabarkan sejak Jumat, (29/7/2022) lalu.

"Baru sampai situ hari Jumat banyak orang tua akhirnya terputus pembicaraan itu dan kami juga tidak mendapat bukti kemudian sudah sampai sore tidak ada berita-berita lagi. Baru malam minggu dapat kabar bahwa sosial media sudah viral seperti itu," kata Humas Sekolah SMPN 6 Bekasi, Alis.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Penjelasan Sekolah

Alis mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti adanya kabar viral tersebut dan melakukan klarifikasi terhadap terduga pelaku yang diketahui sebagai staff administrasi di perpustakaan sekolah tersebut.

Kendati demikian, kata Alis, terduga pelaku dari hasil klarifikasi menyangkal seluruh dugaan tersebut. Termasuk bukti sebuah chatan dengan siswi dimana pelaku disebut mengajak untuk check in ke sebuah hotel.

"Tadi pagi kita sudah panggil terduga sudah ditanya klasifikasi betul tidak, tapi jawabannya memang tidak ya," ucapnya.

Atas hal tersebut, pihak sekolah telah menyerahkan kasus ini agar ditindaklanjuti pihak kepolisian dan yang bersangkutan pun telah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota.

Reporter: Bachtiarudin Alam/Merdeka

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya