Jokowi di Zikir dan Doa Kebangsaan: Kalau Wakil Presiden Itu Pak Kiai, Tausiyahnya Jelas

Oleh Lizsa Egeham pada 01 Agu 2022, 22:00 WIB
Diperbarui 01 Agu 2022, 22:00 WIB
Jokowi Perkenalkan 12 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
Perbesar
Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin bersiap memperkenalkan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (25/10/2019). 12 Wakil Menteri datang dari berbagai macam latar belakang dengan harapan dapat membantu kerja para menteri. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menghadiri acara zikir dan doa kebangsaan dalam rangka memperingati HUT ke-77 RI di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Senin (1/8/2022).

Dia pun mengaku bersyukur memiliki wapres yang seorang kiai.

Jokowi memuji tausyiah mengenai nikmatnya kemerdekaan yang disampaikan oleh Ma'ruf Amin. Dia menilai tausyiah yang disampaikan Ma'ruf sangat jelas.

"Tadi saya rasa sudah banyak disampaikan oleh Pak Wapres mengenai nikmatnya kemerdekaan. Ini enaknya kalau Wakil Presidennya itu Pak Kiai. Makasih Pak Kiai, tausiyahnya jelas, jadi saya tidak usah mengulang lagi," kata Jokowi saat menyampaikan sambutan sebagaimana dilihat di Youtube Sekretariat Presiden, Senin malam.

Kendati begitu, dia mengingatkan masyarakat bahwa saat ini dunia sedang tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Setelah dihantam pandemi Covid-19 selama 2,5 tahun, kata Jokowi, dunia saat ini menghadapi krisis akibat perang Rusia-Ukraina.

"Muncul sesuatu yang dadakan yang tidak kita perkirakan sebelumnya, sakitnya belum sembuh, muncul yang namanya perang di Ukraina sehingga semuanya menjadi bertubi-tubi, menyulitkan hampir semua negara, semua negara berada dalam posisi yang sangat sulit," tutur Jokowi.

Menurut dia, Indonesia patut bersyukur sebab harga bensin pertalite masih di angka Rp7.650 per liter karena adanya subsidi. Padahal, harga bensin di negara-negara lain sudah menyentuh Rp 31.000 sampai Rp 32.000 per liter.

"Tapi perlu kita ingat subsidi terhadap BBM sudah terlalu besar dari 170 sekarang sudah 502 triliun. Negara manapun tidak akan kuat menyangga subsidi sebesar itu. Tapi, Alhamdulillah kita sampai saat ini masih kuat ini yang perlu kita syukuri," jelas Jokowi.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Berdoa Tak Alami Krisis Energi dan Pangan

Tak hanya itu, Jokowi menyampaikan sejumlah negara juga mengalami krisis pangan, energi, hingga keuangan.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk berdoa agar Indonesia tidak mengalami krisis energi dan pangan.

"Marilah kita berdoa bersama zikir bersama memohon kepada Allah SWT agar negara kita selalu dilimpahi energi dan pangan dan kita tidak kekurangan akan hal itu," kata Jokowi.

 

 

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Berikhtiar Bersama

Jokowi pun berusaha agar tetap berikhtiar bersama-sama, agar bisa membantu.

"Dan kita berusaha berikhtiar bersama-sama agar kita justru melimpah dan bisa membantu negara-negara lain yang sedang kesulitan saat ini," sambung Jokowi.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan rangakain peringatan HUT Kemerdekaan ke-77 RI akan dimulai pada Senin (1/8/2022) hari ini. Acara dibuka dengan acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka.

Adapun tema dan logo HUT ke- 77 RI yakni, 'Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat'. Tema ini mengartikan Indonesia yang sudah melampaui kondisi Covid-19.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya