Fahri Hamzah Prediksi Nasdem Takkan Usung Anies, Ganjar Ataupun Andika di Pilpres

Oleh Liputan6.com pada 30 Jul 2022, 20:35 WIB
Diperbarui 30 Jul 2022, 20:35 WIB
Fahri Hamzah dan Fadli Zon Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang
Perbesar
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memberikan keterangan kepada awak media usai menjenguk Ahmad Dhani di Rutan Klas I Cipinang, Jakarta, Rabu (6/2). Fadli Zon dan Fahri mempertanyakan rencana pemindahan Ahmad Dhani ke Surabaya. (Merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan, Partai Nasdem akan mengusung tokoh lain menjadi capres di Pilpres 2024. Sehingga tiga nama yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, tidak akan dipilih oleh Nasdem.

Menurut Fahri Hamzah, Nasdem yang mengklaim punya kandidat tiga tokoh capres di 2024, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Andika Perkasa hanyalah sebuah basa-basi.

"Ah ini basa basi. Nanti lain (nama yang diumumkan). Sudahlah ini cuma bohongi rakyat saja," kata Fahri, dalam diskusi tema 'Dilema Politik Tunda Pemilu, Koalisi Jokowi dan Penantangannya', di Jakarta, Sabtu (30/7/2022).

Lebih lanjut, mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai langkah Nasdem yang punya tiga kandidat capres sangat tidak rasional. Pasalnya, partai yang dikepalai Surya Paloh ini tidak bisa mengusung capres karena terganjal ketentuan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

"Jadi menurut saya ini yang perlu kita koreksi. Ini bukan pilihan rasional," ucap dia.

Kendati Partai Nasdem bisa mengusung capres dengan berkoalisi, namun, Fahri menilai akan sulit. Sebab jika Nasdem tetap 'ngotot' mengusung capres pilihan mereka, maka akan sulit membangun koalisi. Sebab, setiap partai punya ego untuk mengusung pilihan capresnya sendiri.

Fahri pun lantas menyinggung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN dan PPP. Menurut dia, koalisi itu juga tak bakal terhindar dari gejolak internal dalam menentukan capres yang akan diusung.

"Mana ada partai kumpul beda kepentingannya. Mau Golkar membiarkan PAN besar? kemudian PAN membiarkan PPP besar dalam satu cermin sama? Mustahil. Itu desain bohong," tegasnya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Nasdem Bantah Tudingan Fahri Hamzah

Surya Paloh
Perbesar
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Politikus Partai NasDem Teuku Taufiqulhadi membantah tudingan yang disampaikan Fahri Hamzah. Ia memastikan Partai Nasdem akan konsisten mengusung salah satu dari tiga kandidat, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo ataupun Andika Perkasa menjadi capres di 2024. 

Sehingga Taufiqulhadi tegas, Partai Nasdem tidak sedang membohongi rakyat Indonesia mengenai tiga calon presiden yang dijagokannya tersebut.

"Partai Nasdem sendiri tidak pernah terpikir untuk menipu. Ini yang harus diingat," kata Taufiqulhadi.

Sehingga Taufiqulhadi  mengatakan, Partai nasdem serius untuk berkompetisi di Pilpres 2024 mendatang dengan mengsung salah satu calon tersebut untuk pesta rakyat lima tahunan tersebut.

"Karena Partai NasDem saat ini serius. Karena Partai NasDem siapa pun berkoalisi dengan Nasdem, kita konsisten sampai kita selesai," tambahnya.

Sebelumnya, Partai Nasdem siap mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Andika Perkasa untuk maju Pilpres 2024. Hal itu berdasarkan hasil Rakernas pada Juni 2022 lalu.

"Maka saya akan bacakan penetapan rekomendasi bakal calon presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2024. Pertama Anies Rasyid Baswedan, kedua Muhammad Andika Perkasa, ketiga Ganjar Pranowo," tutur Ketua Umum  Partai Nasdem Surya Paloh di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat 17 Juni 2022.

Sementara Ketua Steering Committee (SC) Rakernas Partai Nasdem, Prananda Surya Paloh, menambahkan, ketiga nama yang sudah diserahkan pastinya sesuai dengan persyaratan partai.

"Setelah melalui mekanisme Rakernas yang dinamis dan penuh suka cita, semalam Steering Committe telah menggodok tiga nama. Tiga nama itu tentu sesuai dengan kriteria yang diinginkam oleh Ketua Umum dan pasti memenuhi persyaratan yang diajukan Partai Nasdem. Maka dengan seizin Rakernas yang mulia ini dan Tuhan Yang Maha Esa rekomendasi ini, saya mewakili Steering Committee menyerahkan kepada Ketua Umum," kata Prananda.


Nasdem, Demokrat, PKS Akan Bentuk Tim Kecil Bahas Nama Capres-Cawapres

Willy Aditya
Perbesar
Anggota Komisi I DPR Fraksi Nasdem Willy Aditya. (Ist)

Partai Nasdem, PKS dan Demokrat akan membentuk tim kecil untuk melakukan pendalaman nama calon presiden dan calon wakil presiden yang bakal diusung di Pilpres 2024.

Ketua DPP Nasdem Willy Aditya mengatakan, dalam waktu dekat akan ada rencana pertemuan lanjutan.

 

"Rencana ya kita akan ada pertemuan lagi dalam waktu dekat, tapi tidak sebesar apa yang, kalau kemarin itu kan rombongan besar-besaran, mungkin lebih tim kecil untuk mendalami itu," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 5 Juli 2022.

Dalam pertemuan Nasdem dengan PKS dan Demokrat sebelumnya belum membahas nama. Baru membahas platform kerjasama ke depan.

"Belum masuk nama, masih melihat catatan tentang pemilu, kalau mau berkoalisi seperti apa, belum mengerucut. Mungkin pertemuan berikutnya baru bicara nama," kata Willy.

Tiga nama kandidat Capres Nasdem yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah disampaikan kepada Demokrat dan PKS. Tetapi belum mengerucut satu nama.

"Jadi masih menyamakan frekuensi. Kalau ibarat di radio itu lagi muter-muter, lagi dicari mana yang presisi betul. Jadi belum mengerucut pada nama," kata Willy.

 

Reporter: Alma Fikhasari

Sumber: Merdeka.com

Infografis 3 Bakal Capres Partai NasDem untuk Pilpres 2024
Perbesar
Infografis 3 Bakal Capres Partai NasDem untuk Pilpres 2024 (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya