Anak Muda Diminta Bermulti Talenta Demi Hadapi Masa Depan

Oleh Liputan6.com pada 25 Jul 2022, 14:30 WIB
Diperbarui 25 Jul 2022, 15:06 WIB
Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait
Perbesar
Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait dalam Talk Show Wawasan Kebangsaan di Universitas Kristen Petra (UK Petra)

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait meminta anak muda terlebih kalangan mahasiswa harus bersiap diri menghadapi tantangan masa depan.

Hal ini disampaikannya dalam Talk Show Wawasan Kebangsaan di Universitas Kristen Petra (UK Petra) Senin (25/7/2022). Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Rektor UK Petra Prof Djwantoro Hardjito.

Menurut pria yang akrab disapa Ara itu, meminta mahasiswa tak hanya fokus belajar tapi sudah bisa menghasilkan karya atau misalnya memulai bisnis.

"Papa saya aktivis politik Parkindo dan aktif GMKI sejak mahasiswa, demikian juga Ibu aktivis GMKI. Ibu sangat memegang adat tinggi, menghormati orang tua, fighting spirit yang kuat. Saya sendiri sudah out of the box," kata dia.

Menurut Ara, dari sana, kampus tak hanya menjadikan sarana pendidikan, tapi juga tempat untuk menyiapkan para calon pemimpin.

"Saya menemukan satu hal Pak Rektor dan ibu sekalian, bagaimana kampus harus mempersiapakan pemimpin. Saya yakin di Petra bisa dilaksanakan, bagaimana mempersiapkan mahasiswa menjadi leader. Jadi pemimpin banyak tekanan dan urusan. Jadi kurang setuju kuliah ya kuliah saja, nanti urusan itu saja," ungkap dia.

Dia pun mencontohkan bagaimana Khofifah bisa menjadi pemimpin yang harus berjuang dari bawah. Bahkan, ini tercemin dari sosok Presiden Jokowi juga.

"Saya percaya Mbak Khofifah sangat low profile, banyak prestasi, mengatasi kemiskinan di Jatim dengan memberdayakan masyarakat dan seorang nasionalis sejati," kata Ara.

Sementara itu, Khofifah menyebut dalam memimpin yang diperlukan skill, policy dan culture. Skill dan policy bisa dilakukan tetapi terkait culture harus ada proses yang dilalui. Semua oleh elemen-elemen strategis.

"Ini saya tidak pada posisi menggarami lautan. Tapi kami menyampaikan dalam konteks bagaimana membangun Jawa Timur dan membangun Indonesia," kata dia.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Inovasi Terdepan

Khofifah juga menyebut, bagaimana peranan perguruan tinggi yang banyak melahirkan berbagai inovasi.

"Saya kira inovasi-inovasi akan banyak lahir dari perguruan tinggi. Seperti PTS swasta yang prestius ini (UK Petra). Kita bisa membangun sinergi bersama," kata dia.

Khofifah juga menyampaikan prestasi yang diraih Jatim terkait standar pelayanan publik di seluruh Indonesia dimana Jawa Timur meraih skor 99.6 dan merupakan peringkat pertama provinsi Indonesia. Juga untuk kategori perencanaan pemenuhan kebutuhan kepegawaian (ASN) Jawa timur meraih peringkat pertama.

"Tidak mudah mempertahankan. Semua itu diperoleh karena berkat kerja keras dari seluruh ASN yang telah bekerja sepenuh hati untuk kemajuan Jawa Timur. Mudah-mudahan ini awal silaturahmi kita lebih baik ke depan. Bang Ara terima kasih atas sinergitasnya. Kita berharap sinergitas terbangun dengan UK Petra di sektor

 

 

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

apa saja, demi kebaikan kita semua," kata dia.

 

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya