Bertemu Presiden Timor Leste, Kepala BNPT Dorong Kerja Sama Penanggulangan Terorisme

Oleh Liputan6.com pada 22 Jul 2022, 09:17 WIB
Diperbarui 22 Jul 2022, 23:56 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar
Perbesar
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar saat memberikan kuliah umum di hadapan 6.576 Praja dan seluruh civitas IPDN. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, MH, bertemu dengan Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta. Pertemuan untuk mendorong kerja sama penanggulangan terorisme di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara,Pertemuan berlangsung di Jakarta, Kamis (21/7/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Boy Rafli mengatakan untuk pencegahan radikalisme terorisme, BNPT menggalang kerja sama yang erat dengan unsur pemerintah, masyarakat dan negara sahabat.

Menurut Boy, penyalahgunaan agama dalam aktivitas terorisme masih menjadi tren. Untuk itu kerja sama dengan organisasi agama diperlukan untuk menyamakan persepsi mengingat terorisme bukan ajaran agama.

Kepala BNPT ke 5 ini menjelaskan bagaimana narasi propaganda dengan cepat tersebar melalui dunia maya. Dalam menghadapi tren tersebut, edukasi ajaran agama yang toleran dan cara berinteraksi di media sosial yang baik menjadi strategi pencegahan terorisme yang efektif.

“BNPT saat ini fokus bekerja dalam pencegahan, bagaimana menbangun semangat toleransi, membangun pemahaman di masyarakat bahwa aktivitas terorisme tidak ada kaitannya dengan agama, bagaimana kelompok teror menyebarkan penyalahgunaan agama itu di media sosial. Mengedukasi masyarakat cara bermedia sosial penting dilakukan," lanjut Boy.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Apresiasi

Sementara itu Presiden José Ramos Horta mengapresiasi langkah BNPT dalam menghadapi isu terorisme secara efektif. Menurut Horta, Indonesia sukses mengatasai terorisme.

“Pandangan ini bukan hanya dari Timur Leste tetapi juga dari dari negara barat lainnya,” kata Horta.

Presiden Timor Leste, Indonesia adalah negara yang toleran dan damai. Hal tersebut menjadi luar biasa mengingat jumlah penduduknya mencapai 273 juta.

“Mereka (negara barat) melihat BNPT aktif dalam upaya pencegahan terorisme. Indonesia adalah negara muslim yang damai, selamat atas kerja baiknya,” ucapnya. Dalam pertemuan tersebut, José Ramos pun menyambut baik kerja sama penanggulangan Indonesia-Timor Leste yang ditawarkan Kepala BNPT.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya