Kader Muda Gerindra dan PKB di Daerah Kian Mesra Jelang Pemilu 2024

Oleh Liputan6.com pada 07 Jul 2022, 20:25 WIB
Diperbarui 07 Jul 2022, 20:25 WIB
Kader Muda Gerindra dan PKB di Lampung
Perbesar
Organisasi sayap partai Gerindra, TIDAR Lampung bersama dengan sayap partai PKB Lampung, Garda Bangsa, menggelar agenda bersama dengan tajuk 'Pacaran' (Pagi-Pagi Cari Sarapan). (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta Gerindra dan PKB makin kiat dekat untuk menjalin koalisi untuk Pemilu 2024. Selain para jajarannya di pusat, di daerah pun saling ditunjukannya.

Hal ini diperlihatkan oleh Organisasi sayap partai Gerindra, TIDAR Lampung bersama dengan sayap partai PKB Lampung, Garda Bangsa, menggelar agenda bersama dengan tajuk 'Pacaran' (Pagi-Pagi Cari Sarapan).

Ketua TIDAR Lampung, Reza Pahlevi, menyampaikan bahwa dirinya ingin silaturahmi dibalut dalam suasana santai dan hangat layaknya muda-mudi yang sedang pacaran.

Menurutnya tujuan diadakannya pertemuan ini adalah untuk mendorong kesadaran melek politik dan memicu anak muda lampung agar tak anti politik.

"Anak muda tidak boleh apatis politik, makanya kita santai pacaran aja temanya," kata Reza dalam keterangannya, Kamis (7/7/2022).

Sementara, Ardito Wijaya, Ketua DPW Garda Bangsa Lampung mengatakan bahwa dirinya menyakini kekuatan anak muda dalam politik akan sangat menentukan dalam setiap kebijakan yang diambil.

Dia meyakini bahwa silaturahmi pacaran yang digagas TIDAR dan Garda Bangsa adalah kolaborasi antara kedisiplinan dan keimanan.

"TIDAR ini terkenal disiplin komando, Kalau Garda Bangsa terkenal doanya maklbul, sudah lengkap kekuatan anak muda" Ujar Ardito.

 


Pastikan Seirama

PKB dinilai terlalu menggebu dalam menjalin koalisi dengan Gerindra sehingga belum memenuhi syarat koalisi. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Syaiful Huda memastikan jika langkah koalisi selama ini selalu seirama dengan Gerindra.

“Kita selalu memastikan langkah-langkah politik dalam koalisi seirama dengan Gerindra. Artinya tidak keluar dari kesepakatan kedua belah pihak. Jika dinilai terlalu menggebu mungkin sekadar bentuk ekspresi atau cara pengungkapan saja,” ujar Syaiful Huda dalam keterangannya, Sabtu (2/7/2022).

Huda mengatakan publik bebas memberikan penilaian atas langkah Gerindra dan PKB dalam mematangkan rencana koalisi.

Menurutnya langkah politik Gerindra dan PKB tentu sudah didasarkan dengan berbagai pertimbangan matang. 

Termasuk kemampuan memenuhi presidential threshold, ketersediaan figure yang hendak diusung, hingga kesepakatan visi untuk melapangkan jalan menuju kesejahteraan rakyat.

“Tentu sebagai entitas politik tidak mungkin kita melangkah tanpa ada pertimbangan matang baik dari sisi ideal maupun praksis operasional. Nah jika ada yang meragukan itu, ya sah-sah saja, tetapi agak anek karena merasa lebih tahu dapur orang lain,” ujarnya sambil tersenyum.

 


Keseriusan

Keseriusan koalisi antar kedua partai politik ini, lanjut Huda, tercermin juga dari pernyataan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya pernyataan tersebut sudah memberikan gambaran dinamika kerja sama yang dilakukan PKB-Gerindra sejak beberapa waktu lalu.

“Jadi apa yang disampakan Pak Dasco itu benar, bahwasannya langkah koalisi Gerindra-PKB benar-benar dilakukan dua belah pihak secara serius. Tidak ada yang lebih menggebu satu sama lain karena kesepakatan yang ada didasarkan pada realitas politik yang ada,” katanya.

Huda mengungkapkan kesepakatan kerja antara PKB dan Gerindra telah disosialisasikan hingga kader di tingkat akar rumput. Bahkan telah dilakukan pertemuan antara pengurus di level wilayah baik antara DPW PKB mapun DPD Partai Gerindra di Jakarta, Kamis (30/6/2022) lalu.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya