Ibas Minta Warga Optimis Bisa Bangkit Ekonominya Meski Diterpa Pandemi Covid-19

Oleh Liputan6.com pada 06 Jul 2022, 05:10 WIB
Diperbarui 06 Jul 2022, 06:25 WIB
Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas
Perbesar
Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas saat mengunjungi UMKM di Pacitan. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta Ketua Fraksi Demokrat di DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas meminta masyarakat terutama para pengiat UMKM tetap optimis ekonominya bisa bangkit meski diterpa pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikannya saat mengunjungi Komunitas UMKM Gendari Food & Craft di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pria yang duduk di Komisi VII DPR RI ini sempat mengunjungi para pengrajin batu akik, yang sempat mati suri akibat pandemi.

"Batu akik merupakan anugerah dari Tuhan YME yang ada di dalam tanah Pacitan. Kita tidak perlu mencari jauh-jauh ke luar pulau maupun luar benua. Kalau di sini mampu mengembangkan potensi batu akik menjadi keunggulan desa, itu akan menjadi nilai tambah," kata Ibas dalam keterangannya, Selasa 5 Juli 2022.

"Maturnuwun warga semua, batu akik ini adalah tanda cinta kasih kita untuk masyarakat Desa Gendaran," sambungnya.

Dalam kesempatan itu pula, Ibas juga turut membagikan paket sembako kepada para warga. Hal ini sebagai aksi nyata Ibas bahwa wakil rakyat harus bisa memberi manfaat kepada masyarakat apalagi disaat sulit beberapa waktu terakhir ini.

"Saya ingin memberikan bantuan walau hanya sedikit, tapi semoga bermanfaat dan bisa meringankan beban Bapak-Ibu sekalian, di tengah harga-harga sembako yang masih mahal dan belum stabil," jelas dia.

Karenannya, lanjut dia, Ibas meminta masyakat terus berikhtiar, bekerja, dan gotong royong menghadapi yang ada.

"Saya selalu mengingat filosofi Jawa, urip iku urup. Kita harus berbuat baik seperti api yang terus menyala, saya harap bapak dan ibu para warga juga tidak berhenti untuk berikhtiar, terus bekerja dan gotong royong," kata dia.

 


Pertahanan Budaya yang Ada

Dalam kesempatan itu, dia disambut meriah dengan penampilan tari-tarian dan gejog lesung Laras Manunggal.

Ibas begitu terpukau dengan aksi para pemudi dan ibu-ibu Desa Gendaran tersebut. Ia merasa bangga karena Kabupaten Pacitan memiliki warisan budaya tari yang beragam.

"Tolong dipertahankan budaya seperti ini. Salah satu ciri Pacitan adalah masyarakatnya yang ramah, pesona alamnya yang begitu indah, dan budayanya yang sangat beragam. Kita akan lebih bangga kalau salah satu keberagaman budaya tersebut berasal dari Desa Gendaran yang kita cintai ini," kata dia.

 


Minta Terus Diperhatikan

Riyanto, pemilik salah UMKM Batu Akik di Gandaran merasa bersyukur atas kedatangan Ibas. Dia pun berharap ikut terus dibantu.

"Harapan kami semoga Mas Ibas bisa membantu produksi batu akik di sini. Karena kami hanya pengrajin kecil, jadi semua alat sangat bergantung dengan listrik, sedangkan listrik di sini sering mati, kami tidak punya diesel ataupun genset," imbuhnya.

Nurmiyanti, selaku penerima sembako sekaligus penjual jajan pasar tradisional yang hadir di acara tersebut juga sangat senang atas kedatangan Ibas.

"Alhamdulillah sekali dapat bantuan dari Mas Ibas. Kami warga Desa Gendaran sangat senang karena Mas Ibas mau berkunjung ke kampung halaman kami. Semoga kedepannya selalu diberikan kesuksesan, terus peduli dengan kami yang ada di desa-desa," jelasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya