Jokowi: Polri Harus Kawal Pembangunan IKN agar Lancar dan Tepat Waktu

Oleh Lizsa Egeham pada 05 Jul 2022, 11:11 WIB
Diperbarui 05 Jul 2022, 11:24 WIB
Presiden Jokowi menjadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara yang digelar di Semarang, Jawa Tengah. (Istimewa)
Perbesar
Presiden Jokowi menjadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara yang digelar di Semarang, Jawa Tengah. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta anggota Polri mengawal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi inspektur upacara dalam Peringatan ke-76 Hari Bhayangkara di Akademi Kepolisian (Akpol) Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2022).

Jokowi pun menekankan pentingnya peran Polri agar pembangunan IKN berjalan lancar dan tepat waktu.

"Pembangunan ibu kota negara. Pindah ibu kota adalah pindah cara kerja untuk membangun motor kemajuan Indonesia ke depan, Polri harus mengawal agar dapat berjalan lancar dan tepat waktu," kata Jokowi sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa.

Selain itu, dia meminta Polri mengawal pelaksanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dilaksanakan di Bali.

Pasalnya, KTT G20 akan dihadiri sejumlah pemimpin negara pada November 2022.

"Agenda G20 yang sudah berlangsung dan harus terus dikawal. Puncaknya nanti adalah KTT G20 di bulan November di Bali yang akan dihadiri oleh para kepala negara anggota-anggota G20," tutur Jokowi.

 


Singgung soal Pemilu 2024

Kemudian, dia mengingatkan bahwa Indonesia akan menggelar pesta demokrasi besar, yakni Pilkada Serentak pada 2024. Jokowi menuturan Polri harus memberikan dukungan secara maksimal agar pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik.

"Berikan dukungan kamtibmas secara maksimal agar pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan baik," ujar Jokowi.

Disisi lain, dia menyampaikan banyak tugas berat nasional yang masih harus dilakukan Polri.

Pertama, pandemi Covid-19 yang masih perlu penanganan serius. "Saya minta Polri selalu siaga dalam penanggulangan Covid-19," ucap dia.

Kedua, kata Jokowi, Polri harus mewaspadai ketidakpastiaan global, krisis energi, pangan, dan keuangan. Untuk itu, Polri harus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakar agar dapat kokoh dalam menghadapi tantangan ini.

 


Semakin Siap

Ketiga, Jokowi menekankan Polri harus semakin siap dalam menghadapi ancaman kejahatan berbasis teknologi terbaru.

Dia meminta Polri terus berinovasi dan meningkatkan penguasaan teknologi.

"Polri harus lebih maju dibandingkan pelaku kejahatan," tutur Jokowi.

Sebagai informasi, Kepolisian Republik Indonesia memperingati HUT Bhayangkara Polri pada tanggal 1 Juli setiap tahunnya. Tahun ini Hari Bhayangkara 2022 yang jatuh pada Jumat hari ini mengangkat tema "Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh - Indonesia Tumbuh."

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya