Cegah Balap Liar, Pemkot Depok Pasang Pita Kejut di Jalan Raya GDC

Oleh Dicky Agung Prihanto pada 05 Jul 2022, 07:27 WIB
Diperbarui 05 Jul 2022, 07:27 WIB
Ilustrasi Balap Liar. Foto: Istimewa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
Ilustrasi Balap Liar. Foto: Istimewa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Depok - Pemerintah Kota Depok melakukan pencegahan jalan yang dijadikan balap liar dengan memasang pita kejut. Salah satunya Jalan Raya GDC.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, pemasangan pita kejut merupakan bentuk respons pemerintah terhadap aduan warga. Warga mengadukan bahwa pada malam hari atau malam liburan Jalan GDC digunakan untuk balap liar.

“Kami berusaha melakukan pencegahan dengan pasangan pita kejut,” ujar Imam kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Imam menjelaskan, pemasangan pita kejut selain mencegah terjadinya balap liar, dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengendara. Jalan Raya GDC yang dinilai mulus sehingga tanpa disadari pengendara akan menambahkan kecepatannya. “Tujuan kami mencegah itu, balap liar dan kecelakaan karena jalannya kan mulus,” jelas Imam.

Pemasangan pita kejut dapat mengingatkan pengendara untuk mengatur kecepatannya saat berlalu lintas. Bahkan Pemerintah Kota Depok akan menganggarkan APBD Kota Depok untuk pemasangan pita kejut.

“Kita lihat dulu anggarannya kalau cukup akan dilanjutkan,” ucap Imam.

Pemasangan pita kejut telah dilaksanakan di Jalan Raya GDC tepatnya di cluster Azalea dan Jasmine. Pembuatan pita kejut di lokasi tersebut menggunakan APBD 2022 namun tidak dijelaskan secara terperinci besaran penggunaan APBD tersebut.

“Kami berencana akan membuatkan pita kejut di lokasi lain, namun melihat dulu anggarannya,” terang Imam.

Imam mengungkapkan, Pemerintah Kota Depok berencana akan melaksanakan pemasangan pita kejut di setiap jalan yang telah diperbaiki. Tidak hanya itu, akan ada pemasangan rambu lalu lintas untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan.

“Akan ditambah dengan pemasangan rambu lalu lintas mencegah kecelakaan,” ungkap Imam.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Sempat Diprotes Warga

Imam mengakui pembuatan pita kejut sempat diprotes warga karena mengganggu kenyamanan pengendara. Akan tetapi pemasangan pita kejut untuk kepentingan bersama mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Ini kan bertujuan untuk keselamatan bukan mengurangi kenyamanan pengendara, tujuan kami baik” tutup Imam.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya