Cuaca Besok Minggu 3 Juli 2022, Waspadai Hujan Angin di Jabodetabek Siang Hari

Oleh Maria Flora pada 02 Jul 2022, 08:30 WIB
Diperbarui 02 Jul 2022, 08:31 WIB
Cuaca Ekstrem Melanda Jakarta
Perbesar
Pengendara motor menggunakan jas hujan saat hujan deras mengguyur kawasan Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (31/5/2022). Potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia pada hari ini dipengaruhi oleh kemunculan bibit siklon tropis 92S di Samudera Hindia selatan Jawa Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah titik di wilayah Ibu Kota bakal diguyur hujan Minggu siang, 3 Juli 2022.

Bahkan berpotensi hujan dibarengi petir dan angin kencang pada sore hari. 

"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir serta angin kencang dengan dalam durasi singkat di Jaksel, Jaktim, Jakbar pada siang dan sore hari," kata BMKG diperingatan dini cuaca, Minggu 3 Juli.

Sementara, pagi hari cuaca cerah berawan menyelimuti seluruh wilayah DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu. 

Begitu pun dengan daerah penyangga Jakarta yaitu Bogor, Depok, Tangerang serta Bekasi dilaporkan BMKG pada Minggu pagi langit cerah berawan.

Siang harinya, hujan dibarengi petir dan angin kencang diprediksi turun merata di keempat kota penyangga tersebut sore hingga malam. 

"Waspada potensi hujan yang disertai kilat/petir dan angin kencang antara sore hingga malam hari di Kab dan Kota Bogor, Kab Sukabumi, Kab Cianjur, Kab dan Kota Bandung, Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kab Purwakarta, Kota Depok, Kab Bekasi," jelas BMKG

Berikut informasi prakiraan cuaca untuk wilayah Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.go.id: 

 Kota  Pagi  Siang  Malam 
 Jakarta Barat  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Hujan Sedang
 Jakarta Pusat  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Jakarta Selatan  Cerah Berawan  Hujan Petir  Hujan Ringan
 Jakarta Timur  Cerah Berawan  Hujan Petir  Hujan Ringan
 Jakarta Utara  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Hujan Sedang
 Kepulauan Seribu  Cerah Berawan  Cerah Berawan  Hujan Sedang
Bekasi Cerah Berawan Hujan Ringan Hujan Ringan
Depok  Cerah Berawan Hujan Ringan Berawan
Bogor  Cerah Berawan  Hujan Petir  Berawan
Tangerang  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan

BMKG Ungkap Penyebab Kualitas Udara di Jakarta Kembali Jadi Terburuk di Dunia

Waspada Cuaca Ekstrem di Jabodetabek Hingga April 2022
Perbesar
Arus kendaraan melintas saat hujan disertai angin kencang terjadi di Jalan Raya Casablanca, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2022). BMKG memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang akan terjadi hingga April ini di wilayah Jabodetabek. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Di sisi lain, BMKG menjelaskan sejumlah faktor yang mempengaruhi peningkatan konsentrasi PM2.5 yang terjadi di Jakarta dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.

Plt. Deputi Bidang Klimatologi BMKG Urip Haryoko mengatakan bahwa pada beberapa hari terakhir PM2.5 mengalami lonjakan peningkatan konsentrasi dan tertinggi berada pada level 148 µg/m3. PM2.5 dengan konsentrasi ini dapat dikategorikan kualitas udara Jakarta tidak sehat.

"Tingginya konsentrasi PM2.5 dibandingkan hari-hari sebelumnya juga dapat terlihat saat kondisi udara di Jakarta secara kasat mata terlihat cukup pekat/gelap," kata Urip yang dikutip dari Antara, Minggu 19 Juni 2022.

PM2.5 merupakan salah satu polutan udara dalam wujud partikel dengan ukuran yang sangat kecil, yaitu tidak lebih dari 2,5 µm (mikrometer).

Dengan ukurannya yang sangat kecil ini, PM2.5 dapat dengan mudah masuk ke dalam sistem pernapasan, dan dapat menyebabkan gangguan infeksi saluran pernapasan dan gangguan pada paru-paru. 


Analisis BMKG

Cuaca Jakarta dan Sekitarnya Diprediksi Berawan Sepanjang Hari
Perbesar
Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Bogor, Jawa Barat yang dikenal sebagai kota hujan. Hari ini Bogor juga diprediksi berawan sepanjang

Selain itu, PM2.5 dapat menembus jaringan peredaran darah dan terbawa oleh darah ke seluruh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner.

Berdasarkan analisis BMKG, konsentrasi PM2.5 di Jakarta dipengaruhi oleh berbagai sumber emisi baik yang berasal dari sumber lokal, seperti transportasi dan residensial, maupun dari sumber regional dari kawasan industri dekat dengan Jakarta.

Emisi ini dalam kondisi tertentu yang dipengaruhi oleh parameter meteorologi dapat terakumulasi dan menyebabkan terjadinya peningkatan konsentrasi yang terukur pada alat monitoring pengukuran konsentrasi PM2.5.

Selain itu, proses pergerakan polutan udara seperti PM2.5 dipengaruhi oleh pola angin yang bergerak dari satu lokasi ke lokasi yang lain.

Angin yang membawa PM2.5 dari sumber emisi dapat bergerak menuju lokasi lain sehingga menyebabkan terjadinya potensi peningkatan konsentrasi PM2.5.

"Pola angin lapisan permukaan memperlihatkan pergerakan massa udara dari arah timur dan timur laut yang menuju Jakarta, dan memberikan dampak terhadap akumulasi konsentrasi PM2.5 di wilayah ini," kata dia.

Infografis Cuaca Ekstrem, Jakarta Siaga Banjir Besar? (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Cuaca Ekstrem, Jakarta Siaga Banjir Besar? (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya