Menkumham Yasonna Laoly Terima Penghargaan dari Presiden Filipina Duterte

Oleh Winda Nelfira pada 30 Jun 2022, 04:34 WIB
Diperbarui 30 Jun 2022, 04:34 WIB
Menkumham Klarifikasi Isi Draft RUU KUHP
Perbesar
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly saat menyampaikan keterangan terkait penundaan pengesahan RUU KUHP di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Jumat (20/9/2019). Menkumham juga mengklarifikasi beberapa isu terkait draft RUU KUHP. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna H Laoly menerima penghargaan Kaanib Ng Bayan Award atau Ally of Nation dari Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte.

Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Filipina kepada Yasonna karena dinilai berjasa melalui kebijakan di bidang keimigrasian pada masa pandemi Covid-19. 

Penghargaan diberikan di malam Penghargaan Presiden untuk Individu dan Organisasi Filipina di Luar Negeri atau Presidential Awards for Filipino Individuals and Organizations Overseas (PAFIOO) 2021, yang digelar di Hotel Marriot Manila, Filipina, Rabu (29/6/ 2022).

Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte memberikan penghargaan itu atas dedikasi dan upaya Yasonna dalam menjamin keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan orang Filipina yang tinggal di Indonesia. Yaitu melalui kebijakan politik dan pendampingan kepada warga Filipina yang ada di Indonesia.

Menkumham Yasonna H Laoly menerima penghargaan Kaanib Ng Bayan Award atau Ally of Nation dari Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte. (Foto: Istimewa)

Dalam pidatonya, Fransisco P Acosta mengatakan, gelaran PAFIOO kali ini memecahkan rekor penerima penghargaan terbanyak sejak pertama kali digelar di tahun 1991, yakni 56 individu dan organisasi. Para penerima tersebut dipilih dari 117 nominasi dari 31 negara.

"Atas dedikasi dan upaya Menteri Yasonna H Laoly dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga Filipina yang tinggal di Indonesia melalui kehendak politik, keahlian, dan bantuannya," kata dia.

Dalam kesempatan terpisah, Yasonna Laoly mengapresiasi penghargaan dari pemerintah Filipina. Dia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan mengambil kebijakan yang mengutamakan keselamatan manusia, khususnya pada masa pandemi Covid-19.

"Saya mengapresiasi untuk komunitas masyarakat Filipina di Indonesia yang telah mengusulkan saya sebagai salah satu penerima penghargaan tersebut. Dari lubuk hati paling dalam, saya dengan tulus menghargai apa yang telah kalian lakukan. Sekarang, saya telah menjadi saudara kalian," ujar Yasonna.

Selain itu, terdapat empat kategori yang diberikan pada kegiatan PAFIOO ini, yakni Kaanib Ng Bayan, Penghargaan Lingkad Sa Kapwa Pilipino, Banaag, dan Pamanan ng Pilipino.


Menkumham Yasonna Laoly Jatuh saat Gowes di Medan

Yasonna Mendengar
Perbesar
Yasonna

Jauh sebelumnya, Menkumham Yasonna H Laoly dikabarkan terjatuh dari sepeda saat gowes di Kota Medan, Sumatera Utara. Yasonna gowes bersama tim Yasonna Hamonangan Laoly Cycling Club (YHLCC).

"Hari ini gowes di Medan, 46 KM. Tapi ada insiden kecil, saya slip, terjatuh tapi tidak ada apa-apa," ujar Yasonna Laoly dalam keterangannya, seperti dikutip dari Youtube Nawacita TV, Minggu, 19 Juni 2022.

Yasonna mengaku sudah mengecek kondisi tubuhnya pasca-terjatuh dari sepeda. Dia mengaku sudah melakukan rontgen dan magnetic resonance imaging (MRI).

"Memang sempat saya untuk memastikan saya rontgen, MRI, semua clear, tak ada masalah," kata dia.

Yasonna menyebut, insiden ini akan dijadikan pelajaran olehnya. Dia juga menyarankan agar para pecinta olahraga sepeda tetap berhati-hati saat berkegiatan.

"Mudah-mudahan ini buat pelajaran buat gowes, bukan hanya saat masuk ke medan yang sulit, tapi tetap waspada," ucap politikus senior PDI Perjuangan ini.


Kronologi Yasonna Terjatuh

Sementara itu, Anggota YHLCC Beesokhi Ndruru menceritakan kronologi saat Yasonna terjatuh. Menurut dia, Yasonna terjatuh saat melewati jembatan kecil.

"Memang tadi kejadian pada saat Pak Menteri jatuh kita ada di situ, saya ada di tiga baris dari beliau, kejadiannya di Royal Sumatera, Pak Menteri melewati satu jembatan kecil kemudian ban sepedanya slip, jatuh di situ, namun tidak ada yang parah, tidak ada yang patah tidak lecet, bahkan langsung berdiri, tidak kenapa-napa," kata dia.

Infografis 3 Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19 Nasional Kantongi Izin WHO. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 3 Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19 Nasional Kantongi Izin WHO. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya