Jokowi Kunker ke Eropa dan UEA, Ma'ruf Amin Pimpin Sementara Pemerintahan

Oleh Delvira Hutabarat pada 26 Jun 2022, 14:55 WIB
Diperbarui 26 Jun 2022, 14:55 WIB
Jokowi Perkenalkan 12 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
Perbesar
Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin bersiap memperkenalkan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (25/10/2019). 12 Wakil Menteri datang dari berbagai macam latar belakang dengan harapan dapat membantu kerja para menteri. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke empat negara yakni Jerman, Ukraina, Rusia, dan Uni Emirat Arab (UEA). Selama Jokowi berada di luar negeri, Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang akan memimpin jalannya pemerintahan.

"Selama saya di luar negeri pemerintahan akan dipimpin Bapak Wakil Presiden," kata Jokowi seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jakarta, Minggu (26/6/2022).

Jokowi bertolak ke Jerman pada Minggu pagi tadi melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Dia akan menghadiri forum KTT G7.

“Pagi hari ini saya dan rombongan terbatas akan berangkat untuk berkunjung ke beberapa negara, yang pertama akan ke Jerman untuk menghadiri KTT G7,” kata Jokowi.

Jokowi menyatakan, kehadiran Indonesia di forum tersebut untuk mendorong negara anggota G7 terlibat dalam upaya perdamaian konflik Ukraina-Rusia.

“Di sini kita akan mendorong mengajak negara-negara G7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina dan juga secepat-cepatnya mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan, krisis energi, yang sedang melanda dunia. Memangupaya ini tidak mudah tapi kita Indonesia akan terus berupaya,” kata Jokowi.

Dari Jerman, Jokowi dan rombongan akan mengunjungi Ibu Kota Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelensky. Dia akan mendorong dialog untuk perdamaian Ukraina dan Rusia.

“Misinya adalah mengajak presiden Ukraina, Presiden Zelesky untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian untuk membangun perdamaian. Karena perang memang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali,” kata dia.

 


Bertemu Putin dan Lanjut Terbang ke UEA

20160518-Bincang Hangat Jokowi dan Putin di Rusia-Sochi
Perbesar
Presiden RI, Jokowi dan Presiden Rusia, Vladimir Putin (kanan) berbincang disela upacara penandatanganan seusai pertemuan di Sochi, Rusia, Rabu (18/5). Kedua pemimpin negara itu melakukan pertemuan bilateral sebelum KTT ASEAN-Rusia (Host Photo Agency/AFP)

Selanjutnya, rombongan Jokowi akan menuju ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Pertemuan dengan Putin masih dengan misi yang sama, yakni mendorong pembukaan dialog perdamaian antara Ukraina dan Rusia.

“Sekali lagi dengan misi yang sama saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang,” kata dia.

Negara terakhir yang akan dikunjungi adalah Uni Emirate Arab untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Uni Emirate Arab.

“Kunjungan ini bukan hanya penting bagi Indonesia tapi juga penting bagi negara-negara berkembang untuk mencegah rakyat negara2 berkembang dan berpenghasilan rendah jatuh pada jurang kemiskinan ekstrem dan kelaparan,” katanya menandaskan.

Infografis Pengamanan Ekstra Ketat Jokowi Saat Kunjungi Ukraina-Rusia
Perbesar
Infografis Pengamanan Ekstra Ketat Jokowi Saat Kunjungi Ukraina-Rusia (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya