Jokowi Akan Temui Zelensky hingga Putin, Dorong Dialog Perdamaian Ukraina-Rusia

Oleh Delvira Hutabarat pada 26 Jun 2022, 11:44 WIB
Diperbarui 26 Jun 2022, 11:44 WIB
Banner Infografis Rencana Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia di Tengah Konflik dan Pengamanan Ekstra Ketat
Perbesar
Banner Infografis Rencana Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia di Tengah Konflik dan Pengamanan Ekstra Ketat (Liputan6.com/Triyasni)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke empat negara. Kunjungan Jokowi diawali dengan bertolak menuju Jerman untuk menghadiri acara KTT G7, hari ini, Minggu (26/6/2022).

“Pagi hari ini saya dan rombongan terbatas akan berangkat untuk berkunjung ke beberapa negara, yang pertama akan ke Jerman untuk menghadiri KTT G7,” kata Jokowi di Bandara Soetta dilihat melalui YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (26/6/2022).

Jokowi menyatakan, kehadiran Indonesia di forum tersebut juga untuk mendorong negara anggota G7 terlibat dalam upaya perdamaian Ukraina-Rusia.

“Di sini kita akan mendorong mengajak negara-negara G7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina dan juga secepat-cepatnya mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan, krisis energi, yang sedang melanda dunia. Memang upaya ini tidak mudah tapi kita Indonesia akan terus berupaya,” kata Jokowi.

Dari Jerman, Jokowi dan rombongan akan mengunjungi Ukraina dan bertemu dengan Presiden  Volodymyr Zelensky untuk mendorong dialog perdamaian Ukraina dan Rusia.

“Misinya adalah mengajak presiden Ukraina, Presiden Zelesky untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian untuk membangun perdamaian. Karena perang memang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali,” kata dia.

Selanjutnya, rombongan Jokowi akan menuju ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Kunker tersebut masih dengan misi yang sama, yakni mendorong pembukaan dialog perdamaian antara Ukraina dan Rusia.

“Sekali lagi dengan misi yang sama saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang,” kata dia.

 


Berlanjut ke UEA

uea
Perbesar
Presiden Jokowi dan Putra Mahkota Mohamed bin Zayed bertemu di Istana Qasr Al Watan, Abu Dhabi, UEA, Minggu (13/1/2020) malam. (Biro Pers Istana)

Negara terkahir yang akan dikunjungi Presiden Jokowi dan rombongan adalah Uni Emirat Arab (UEA). Kunjungan ke Timur Tengah ini dilakukan untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

“Kunjungan ini bukan hanya penting bagi Indonesia, tapi juga penting bagi negara-negara berkembang untuk mencegah rakyat negara-negara berkembang dan berpenghasilan rendah jatuh pada jurang kemiskinan ekstrem dan kelaparan," katanya.

Selama Jokowi berada di luar negeri, pemerintahan dalam negeri akan dipimpin oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.

"Selama di luar negeri pemerintahan akan dipimpin oleh Bapak Wakil Presiden. Saya rasa itu yang akan saya sampaikan,” ucap Jokowi mengakhiri. 

Infografis Pengamanan Ekstra Ketat Jokowi Saat Kunjungi Ukraina-Rusia
Perbesar
Infografis Pengamanan Ekstra Ketat Jokowi Saat Kunjungi Ukraina-Rusia (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya