Satu Jasad Korban Tertimbun Longsor di Cibunian Bogor Ditemukan

Oleh Achmad Sudarno pada 25 Jun 2022, 17:49 WIB
Diperbarui 25 Jun 2022, 17:49 WIB
Satu korban tertimbun longsor di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil ditemukan Sabtu siang (25/6/2022).
Perbesar
Satu korban tertimbun longsor di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil ditemukan Sabtu siang (25/6/2022).

Liputan6.com, Jakarta Satu korban tertimbun longsor di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil ditemukan Sabtu siang (25/6/2022).

Jasad korban bernama Umar (42) ditemukan tim SAR gabungan tertimbun longsoran tanah dan material lain yang bertumpuk disekitar lokasi bekas rumahnya.

"Betul, jasad korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB," kata Kepala Satlak BPBD Kabupaten Bogor Yani Hasan saat dihubungin Liputan6.com.

Tim SAR sempat kesulitan melakukan pencarian korban karena memiliki kontur tanah yang labil. Selain itu, tingginya tanah dan material bangunan yang menimbun sekitar lokasi.

"Tim juga sempat kesulitan menuju titik lokasi karena medannya cukup berat," kata Yani.

Mengingat seluruh korban sudah ditemukan, langkah selanjutnya petugas di lapangan melakukan evakuasi terhadap warga yang masih bertahan di rumah mereka.

"Karena ada sekitar 20 rumah dan masih ada yang bertahan. Itu kita lakukan evakuasi ke tempat aman, karena daerah itu masih rawan longsor dan banjir susulan," ujarnya.

 


Satu Korban Ditemukan Kamis

Pencarian korban sudah dilakukan semenjak Kamis (23/6/2022) lalu. Sebelumnya, pada Kamis pagi, tim relawan telah berhasil mengevakuasi satu korban.

Jasad perempuan atas nama Aam (42) ditemukan dibawah lumpur dan bangunan rumahnya yang ambruk akibat diterjang banjir bandang dan longsor pada Kamis pagi.

Sedangkan tiga orang dua di antaranya seorang ibu dan bayi berusia 1 tahun ditemukan selamat. Ketiganya mengalami luka-luka.

Banjir bandang dan tanah longsor di Desa Cibunian juga mengakibatkan sedikitnya 18 unit rumah rusak berat, 2 unit rumah rusak sedang, dan 4 jembatan putus hingga tidak dapat dilalui.

Sementara, sebanyak 20 kepala keluarga (KK) terdampak dan 52 KK/175 jiwa mengungsi ke tempat kerabat.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya