Tabrakan dengan Ojol di Kawasan SCBD, Pengemudi Marcedes-Benz Meninggal Dunia

Oleh Ady Anugrahadi pada 17 Jun 2022, 11:24 WIB
Diperbarui 17 Jun 2022, 11:25 WIB
Kecelakaan
Perbesar
Kecelakaan di kawasan SCDB yang melibatkan mobil marcedes-benz dengan ojol. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/6/2022). Pengemudi mobil Mercedes-Benz inisial RD dilaporkan meninggal dunia.

Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Jamal menerangkan, kecelakaan diduga akibat pengemudi mengalami serangan jantung sehingga tak bisa mengendalikan kendaraan.

Jamal melanjutkan, kendaraan Mercedes-Benz itu pun menghantam sepeda motor yang dikendarai NA. Pada saat itu, melintas di traffic light depan Restoran Batik Kuring.

"Pengemudi Mercedes-Benz inisial RD mengalami sakit dada yang mendadak hingga tidak bisa menguasai kemudi berakibat mengalami kecelakaan lalu lintas," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (17/6/2022).

Akibat kejadian itu, pengemudi Mercedes-Benz meninggal dunia. Diduga karena serangan jantung. Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka ringan.

"Kedua korban dibawa ke RS TNI AL Mintoharjo," ujar dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Jumlah Kecelakaan Lebih Tinggi dari Perang

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap angka korban kecelakaan lalu lintas saat ini masih sangat tinggi. Bahkan, berdasarkan data, jumlah korban kecelakaan lalu lintas lebih tinggi dibanding perang.

"Ternyata, dari data korban kecelakaan lalu lintas lebih banyak dari korban akibat perang atau penyakit," ujar Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantybud, dikutip dari laman resmi NTMC Polri, Selasa (14/6/2022).

Menurut Firman, tingginya angka kecelakaan dikarenakan rendahnya kesadaran pengguna jalan. Ia melihatnya, tidak ada pendidikan keselamatan lalu lintas sejak dini dari para orangtua.

"Masyarakat kadang menganggap, ya mohon maaf kalau saya salah, karena sudah biasa di jalan dari kecil. Begitu sudah punya kemampuan roda dua, orangtuanya kasih punya SIM atau tidak yang penting dia bisa sepertinya enggak perlu lagi belajar lalu lintas," kata dia.

Sementara itu, fakta korban kecelakaan terus berjatuhan dengan berbagai macam sumber masih sering terjadi.

"Ada tiga sumber utamanya: manusia, jalan, kendaraan," imbuhnya.

Infografis Kecelakaan Infrastruktur
Perbesar
Infografis Kecelakaan Infrastruktur
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya